Relawan Gerak Bareng Meninggal Saat Salurkan Bantuan Gempa Flores

eranasional.com
9 jam lalu
Cover Berita

Manggarai, ERANASIONAL.COM – Duka menyelimuti aksi kemanusiaan para relawan yang membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores.

Seorang relawan Komunitas Gerak Bareng Jakarta, Ahmad Zaki (42), meninggal dunia saat dalam perjalanan menyalurkan bantuan ke wilayah Satar Padut, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 16.40 WITA.

Ahmad Zaki merupakan warga Jalan Islamyah No. 32, RT/RW 009/00, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sejak Sabtu (15/8/2026), almarhum bersama sejumlah rekannya berada di Reo untuk menjalankan misi kemanusiaan membantu warga terdampak gempa.

Pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA, Ahmad Zaki bersama tiga rekannya berangkat dari Posko Relawan Gerak Bareng di halaman Masjid Nurul Huda Reo menuju Satar Padut.

Mereka menggunakan Toyota Fortuner bernomor polisi EB 1305 GC dengan membawa bantuan untuk warga terdampak gempa.

Dalam perjalanan, Ahmad Zaki tiba-tiba menghentikan kendaraan yang dikendarainya. Ia kemudian meminta bantuan rekan-rekannya untuk melepaskan helm dan jaket yang dikenakannya.

Tak lama kemudian, korban tidak sadarkan diri. Rekan-rekannya segera memberikan pertolongan dan membawanya ke posko medis terdekat, yakni Posko Damer.

Tim medis langsung melakukan penanganan. Namun, setelah mendapat pertolongan, Ahmad Zaki dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan awal, korban diduga mengalami kelelahan setelah menjalani aktivitas kemanusiaan yang cukup padat selama berada di wilayah terdampak bencana.

Selama di Reo, Ahmad Zaki bersama rekan-rekannya aktif membantu masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, serta Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

Saat ini jenazah Ahmad Zaki disemayamkan di halaman Masjid Nurul Huda Reo.

Atas permintaan keluarga di Jakarta, jenazah direncanakan diterbangkan menggunakan helikopter BNPB pada Sabtu (22/8/2026) untuk selanjutnya dipulangkan ke Jakarta.

Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ahmad Zaki.

Ia menyebut dedikasi almarhum dalam membantu masyarakat terdampak bencana merupakan bentuk nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.

Polres Manggarai juga mengimbau para relawan dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan pascabencana agar memperhatikan kondisi kesehatan dan menjaga stamina.

Relawan juga diminta beristirahat cukup serta tidak memaksakan diri ketika kondisi fisik mulai menurun.

“Semoga almarhum Ahmad Zaki mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Dedikasi almarhum dalam misi kemanusiaan akan menjadi bagian dari catatan perjuangan bersama membantu masyarakat terdampak bencana,” ujar Levi. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Booming AI Bisa Jadi Mesin Cuan Baru Emiten Listrik, Fiber hingga Konstruksi
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Respons Polemik Desil, Ini Penjelasan Kepala BPS Soal Cara Penentuannya
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Penanganan Karhutla Didorong Difokuskan di Lahan Gambut Sekitar Bandara
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Seskab: Prabowo tambah 1.500 personel dan 6 helikopter untuk karhutla
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Populer, penerbangan Singkawang dihentikan hingga cek desil bansos
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.