Polda Jawa Tengah bersama Bhayangkari Daerah Jawa Tengah mengirimkan 12 truk bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut tiba di Pelabuhan Pelindo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu (22/8).
Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir mengatakan bantuan diberangkatkan dari Jawa Tengah pada 17 Agustus 2026. Bantuan kemudian dikirim melalui Tanjung Perak, Surabaya, pada 20 Agustus pukul 23.00 WIB.
“Jadi bantuan ini adalah bantuan dari Polda Jawa Tengah dan Bhayangkari daerah Jawa Tengah yang diberangkatkan pada tanggal 17 Agustus 2026 kemarin, dan berangkat dari Tanjung Perak Surabaya pada tanggal 20 Agustus 2026 pada jam 23.00, dan baru tiba di Labuan Bajo pada 11.00 Waktu Indonesia Tengah ini,” kata Anwar di Pelabuhan Pelindo, Labuan Bajo, Sabtu (22/8).
Sebanyak 12 truk membawa berbagai kebutuhan untuk masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut di antaranya 2.125 kotak air mineral, 60 kotak susu bubuk, 700 kotak mi instan, 12.766 paket popok, 11.552 selimut, 20 terpal, dan 7 ton beras.
Selain itu, bantuan yang dikirim berupa 50 kilogram minyak goreng, 260 kotak biskuit, 50 kilogram gula, 15.000 kilogram pakaian anak dan pakaian dalam, 2.500 abon, 25 genset, 1.000 sarung, 250 roti, tikar, serta obat-obatan.
Bantuan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Polda NTT untuk didistribusikan ke tujuh kabupaten. Rinciannya yakni satu truk untuk Manggarai Barat, dua truk untuk Manggarai, dua truk Manggarai Timur, dua truk Ngada, dua truk Nagekeo, satu truk Ende, dan dua truk Sikka.
“Rencana ini akan kita serahkan ke Polda NTT untuk lanjut diteruskan ke tujuh kabupaten atau tujuh titik, yang rencana hari ini juga akan diteruskan ke tujuh kabupaten tersebut,” ujar Anwar.
Tak hanya bantuan logistik, Polda Jateng juga mengirim tim trauma healing dan tenaga kesehatan untuk membantu warga terdampak gempa.
“Ya, di samping itu di belakang saya ada tim trauma healing yang sudah bekerja dari hari Selasa yang lalu. Ada tiga tim trauma healing, kemudian ada juga tim nakes kami bawa, dan nanti sampai diperkirakan mungkin sampai hari Senin atau Selasa kita melaksanakan untuk masuk ke beberapa titik tersebut,” kata dia.
Tiga tim trauma healing tersebut telah bekerja sejak Selasa (18/8). Sementara tim tenaga kesehatan akan memberikan pelayanan di sejumlah lokasi terdampak bersama tim trauma healing hingga Senin atau Selasa mendatang.





