JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah pengungsi terus bertambah lantaran gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih kerap terjadi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyebut, jumlah pengungsi yang sebelumnya berada di angka 113.600, kini melonjak menjadi 150.576 jiwa.
"Dengan rincian tiga yang paling besar yakni di Kabupaten Manggarai 41.427 jiwa, Kabupaten Nagekeo 34.256 jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 31.372 jiwa," tutur Berton saat konferensi pers yang digelar secara daring, Sabtu (22/8/2026).
Baca juga: Update Gempa NTT: Korban Meninggal Dunia Menjadi 87 Orang
Sampai dengan Sabtu sore ini, BNPB mencatat terjadinya 5.012 kali gempa susulan terjadi di NTT dengan magnitudo terbesar berada di angka 6,2.
"Kami mendapatkan jumlah gempa susulan sebanyak 5.012 kali. Magnitudo terbesar adalah 6,2 sedangkan yang terkecil adalah 1, 1. Gempa susulan yang dirasakan warga sebanyak 124 kali," tuturnya.
Di sisi lain, jumlah korban meninggal dunia juga bertambah dari laporan sehari sebelumnya 83 jiwa, kini menjadi 87 jiwa.
Selain itu, sebanyak 1.298 orang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa terjadi.
Baca juga: Komdigi Pastikan 812 BTS Terdampak Gempa di NTT Sudah Pulih
"Kabupaten Manggarai Timur dengan total 643 jiwa ini merupakan korban luka yang terbanyak, kemudian diikuti Kabupaten Manggarai sebanyak 285 jiwa," tutur Berton.
Kondisi tersebut membuat pemerintah dan tim gabungan terus melakukan penanganan darurat, mulai dari pendataan korban, pelayanan kesehatan sampai distribusi bantuan.
"Kami kumpulkan hari ini sampai pukul 13.00 WIB bahwa distribusi bantuan logistik telah mencapai hari ini 147 ton yang dilaksanakan melalui 10 sorti penerbangan," tutur Berton
Distribusi tersebut terdiri atas 70 ton dalam 5 sorti menuju Labuan Bajo, 77 ton dalam 5 sorti menuju Maumere.
Baca juga: BNPB: Jumlah Pengungsi Gempa NTT Bertambah Jadi 110.785 Orang
"Secara kumulatif sejak tanggal 15 sampai 22 Agustus 2026, total bantuan logistik yang telah didistribusikan mencapai 954 ton melalui 68 sorti penerbangan," jelas Berton.
Dari total tersebut, Berton mengklaim sebanyak 651 ton telah didistribusikan melalui Bandara Labuan Bajo dengan 45 sorti, sedangkan 303 ton telah didistribusikan melalui menuju Bandara Maumere melalui 23 sorti.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT




