Kapal Kemanusiaan PMI Kirim Bantuan 258 Ton untuk Korban Gempa NTT, JK Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Palang Merah Indonesia (PMI) kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) mengatakan, pihaknya telah menyalurkan dana bantuan sebesar Rp2 miliar untuk ketiga kalinya sebagai bagian dari upaya penanganan bencana.

“(Hari ini) kita sudah transfer untuk ketiga kalinya dana Rp2 miliar, tambah lagi itu Rp2 miliar kira-kira. Terima kasih semua yang memberikan bantuan,” ujar Jusuf Kalla usai melepas pengiriman bantuan kemanusiaan di Terminal IKT Domestik Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu, 22 Agustus.

JK memperkirakan bantuan yang dikirim melalui kapal kemanusiaan PMI yang bekerja sama dengan Kalla Lines akan tiba di wilayah terdampak dalam waktu sekitar dua hingga tiga hari.

Selain bantuan logistik, PMI juga mengerahkan tim kesehatan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa. Tim medis berasal dari sejumlah daerah, yakni Jakarta, Rumah Sakit Bogor, Surabaya, Sorong, dan Makassar.

“(Di tim kesehatan PMI) ada empat grup di sana untuk membantu program kesehatan. Personelnya kira-kira 40 orang, dan sekitar 50 orang lagi akan diberangkatkan. Setiap dua minggu akan dilakukan pergantian tim,” kata JK.

Pada Sabtu ini, PMI kembali memberangkatkan sekitar 30 personel tambahan untuk memperkuat operasi kemanusiaan di lokasi bencana.

JK menegaskan, banyaknya bantuan yang datang dari pemerintah, masyarakat, pemerintah daerah, maupun PMI harus dikelola dengan baik agar penyalurannya tepat sasaran sesuai kebutuhan warga terdampak.

“(Kita) memanfaatkan semua bantuan dari pemerintah, masyarakat, daerah, dan PMI. Kita minta juga agar diatur distribusinya sesuai dengan yang terdampak,” ujarnya.

Menurut JK, PMI telah menyiapkan tim di NTT yang bertugas mengatur pembagian bantuan berdasarkan wilayah terdampak. Gempa tersebut diketahui berdampak pada lima kabupaten di wilayah NTT.

Kapal kemanusiaan PMI yang diberangkatkan membawa total bantuan seberat 258 ton. Bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan dasar masyarakat, antara lain 10.000 sarung, 20.000 pakaian, 5.000 daster, 4.000 Al-Qur’an, 3.000 terpal, 2.000 air mineral, 1.000 hygiene kit, 1.000 dignity kit, 500 baby kit, 500 kitchen kit, 1.000 matras, 1.000 selimut, 1.500 jerigen, serta perlengkapan lainnya.

PMI juga mengirimkan 25 unit tenda ukuran 6×12 meter, 25 unit toilet portable, 10 unit kendaraan tangki air, 10 unit mobil pick up, dan 7 unit double cabin untuk mendukung operasional di lapangan.

Selain itu, bantuan pendukung lainnya berupa 1.200 lampu surya, 1.000 radio, 1.000 senter, 500 sekop, 500 gerobak sorong, 200 sprayer, 200 paket alat pelindung diri (APD), helm, serta perlengkapan untuk anak-anak turut dikirimkan.

JK menyampaikan, kapal pengangkut bantuan masih dalam proses pemuatan dan diperkirakan akan penuh hingga tengah malam sebelum diberangkatkan menuju lokasi bencana.

PMI memastikan operasi kemanusiaan di NTT akan terus berjalan dengan melibatkan berbagai unsur untuk membantu pemulihan masyarakat pascagempa.(twk)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Garudayaksa FC manfaatkan TC untuk matangkan persiapan
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
OTT Unsoed, MTI Dorong Evaluasi Tata Kelola Penerimaan Mahasiswa dan Ajukan 7 Rekomendasi
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tak Tahu Balas Budi, Pria di Kukar Coba Perkosa Wanita yang Beri Tumpangan dan Makan
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Pertamina Buka Posko Kesehatan Gratis untuk Pengungsi di Reo
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Lahan Terbakar di Kalbar
• 6 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.