Viral Mahasiswa Berjoget Tidak Pantas di Pendopo ISI Surakarta, Panitia Minta Maaf

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Sebuah video viral di media sosial yang menampilkan sejumlah mahasiswa berjoget bersama secara tidak pantas di Pendopo Ageng Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Salah satu video tersebut diunggah oleh akun Instagram @surakartahits_ hingga menjadi sorotan netizen.

“IRONIS!!! Pendopo Ageng Institut Seni Indonesia Surakarta yang seharusnya menjadi ruang yang Agung, ruang yang mempresentasikan marwah dan identitas kampus justru diperlakukan seolah-olah tidak mempunyai nilai apa-apa,” tulis keterangan pada unggahan video di akun Instagram @surakartahits_.

Dalam video tersebut, terlihat momen pada acara penutupan EXPO UKM ISI Surakarta, yang berlangsung pada Jumat (21/8/2026).

Acara ini merupakan rangkaian akhir dari ospek mahasiswa baru yang bertajuk Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.

Pada akhir acara, para mahasiswa berjoget bersama secara tidak pantas di Pendopo Ageng, tempat yang dinilai sakral dan beradab.

Bahkan, terdapat seorang oknum yang bukan merupakan mahasiswa dari ISI Surakarta melainkan seorang mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Panitia Minta Maaf

Penanggung jawab meminta maaf atas kejadian berjoget di pendopo ISI Surakarta
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @pkkmbisiska @isi_solo

Setelah video tersebut viral di media sosial, sejumlah mahasiswa meminta maaf atas kejadian tersebut.

Penanggung Jawab PKKMB 2026 ISI Surakarta, Muhammad Shidqi Ranuwijaya menyampaikan permohonan maaf mewakili seluruh panitia kegiatan tersebut.

“Saya Muhammad Shidqi Ranuwijaya selaku penanggung jawab kegiatan PKKMB mewakilkan seluruh panitia. Kami mengakui atas kelalaian, kesalahan kami dalam melaksanakan kegiatan PKKMB 2026,” ungkap Muhammad Shidqi Ranuwijaya pada akun Instagram resmi BEM ISI Surakarta @pkkmbisiska.

Pihaknya juga menyampaikan pernyataan sikap dengan memohon maaf kepada seluruh civitas akademika dan seluruh pihak yang merasa tidak nyaman atas aksi tersebut.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh civitas akademika, civitas seni, dan masyarakat pemilik kebudayaan atas ketidaknyamanan yang timbul. Kami menyadari sepenuhnya bahwa Pendopo dan Gamelan adalah ruang sakral, simbol nilai luhur, dan marwah kebudayaan ISI Surakarta yang wajib dijaga dengan penghormatan tertinggi,” tulisnya dalam pernyataan resmi.

Terangnya, tindakan yang dinilai kurang patuh di area Pendopo merupakan kekhilafan teknis diluar skenario acara resmi dan tanpa persetujuan Panitia PKKMB 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Update Korban Gempa NTT: 87 Orang Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
3 Klaster Kasus Rektor Unsoed: Ada yang Beri Rp 650 Juta Daftar FK, tapi Ketolak
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Minta Penanganan Karhutla Secara Cepat
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Biochar RI Dilirik Jepang-Saudi, ABII dan IDSurvey Siapkan Standardisasi Nasional dan Internasional
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
El Rumi Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Kuasa Hukum sang Artis Buka Suara soal Kondisi Syifa Hadju
• 5 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.