JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya mengungkapkan uang palsu hasil produksi sindikat di Tangerang Selatan, Banten, memiliki kualitas tinggi.
Menurut keterangan polisi, sindikat tersebut memproduksi uang palsu di Ruko Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Aktivitas tindak pidana itu akhirnya terbongkar pada Jumat (21/8/2026) malam.
Polisi pun telah menahan empat tersangka berinisial S, N, D, dan AB, sekaligus juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain uang palsu pecahan Rp100.000 sebanyak 360.000 lembar.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, mengungkapkan uang-uang palsu tersebut memiliki kualitas sangat tinggi.
"Perlu kami sampaikan bahwa uang palsu yang kami temukan memiliki kualitas grade A," kata Kombes Pol Victor kepada media.
"Di dalamnya terdapat nomor seri, benang pengaman, hologram, dan simbol negara."
Baca Juga: Polisi Bongkar Produksi Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, 4 Orang Diamankan
Alat Produksi Bernilai Rp1 Miliar
Selain barang bukti uang palsu, polisi juga mengamankan alat-alat produksi berupa mesin offset, printer dengan kualitas tinggi, alat pressing benang pengaman, serta tinta untuk mencetak.
Alat-alat produksi cetak uang palsu tersebut ditaksir polisi bernilai mencapai Rp1 miliar. Adalah tersangka AB yang diduga memodali sekaligus pemesan uang-uang palsu tersebut.
"Nilai keseluruhan peralatan produksi yang ada di lokasi diperkirakan sekitar Rp1 miliar. Nilainya memang cukup besar," kata Kombes Victor.
Baca Juga: Pemerintah Akan Tindak Tegas Pelanggaran Penyebab Karhutla, 4 Korporasi dalam Penyelidikan
"Ya, pihak yang memberikan order ini dapat disebut sebagai otak. AB adalah pemberi order. Empat bulan lalu dia sudah menyiapkan sarana-sarana yang dibutuhkan dan memberikan uang muka untuk kegiatan produksi."
Polisi juga menjelaskan bahwa hasil produksi uang palsu tersebut rencananya akan diedarkan ke salah satu bank swasta.
Walaupun menurut keterangan tersangka belum ada uang palsu yang sempat diedarkan, pihak kepolisian masih akan menyelidiki lebih lanjut.
"Terkait mitigasi dan sosialisasi, tentunya kami akan bekerja sama dengan Bank Indonesia," ujar Victor.
Baca Juga: OTT KPK di Unsoed, Pengamat Soroti Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri: Jalur yang Sangat Gelap
"Untuk tahap awal, kami juga mengingatkan masyarakat yang memegang uang agar melakukan pemeriksaan secara visual dengan metode 3D: dilihat, diraba, dan diterawang."
"Nantinya akan ada kegiatan lanjutan berupa kemitraan antara instansi yang terkait dengan produksi uang dan pihak kepolisian."
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- uang palsu tangsel
- pabrik uang palsu tangsel
- sindikat uang palsu
- polda metro jaya
- uang palsu 36 miliar tangsel
- alat produksi uang palsu





