Rektor IPB Alim Setiawan Dilantik Prabowo Jadi Wakil Menteri Pertanian Periode 2024-2029

narasi.tv
10 jam lalu
Cover Berita

Proses pelantikan Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian berlangsung secara resmi di Istana Negara, Jakarta. Acara ini digelar pada tanggal 15 Oktober 2026 dengan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2026 yang menetapkan pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih untuk masa jabatan 2024-2029.

Pada prosesi tersebut, Presiden Prabowo membacakan sumpah jabatan yang kemudian diikuti dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh para pejabat yang dilantik. Dengan pengangkatan ini, Alim resmi mengemban tugas sebagai Wakil Menteri Pertanian di Kementerian Pertanian, yang merupakan bagian dari kabinet pemerintahan periode 2024-2029.

Profil dan Latar Belakang Alim Setiawan

Alim Setiawan Slamet berasal dari Demak, Jawa Tengah, lahir pada tanggal 27 Februari 1982. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana yang memiliki latar belakang sebagai guru dan petani. Pendidikan Alim berawal dari Institut Pertanian Bogor (IPB) di mana ia menempuh program Sarjana Teknologi Industri Pertanian pada Fakultas Teknologi Pertanian dari tahun 2000 hingga 2005.

Setelah meraih gelar sarjana, Alim melanjutkan pendidikan magisternya di bidang yang sama dan berhasil lulus pada tahun 2009. Ia kemudian menuntaskan pendidikan doktoral pada tahun 2017 di Ehime University, Jepang, dengan konsentrasi studi pada Agribisnis dan Ekonomi Pertanian melalui United Graduate School of Agricultural Sciences.

Dari segi karier profesional, Alim adalah seorang akademisi yang memulai kiprahnya sebagai dosen di Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University. Selama menjadi dosen, ia mengampu berbagai mata kuliah terkait manajemen operasi, rantai pasok, pemasaran pertanian, serta metode kuantitatif.

Karier Akademik dan Kepemimpinan di IPB University

Di lingkungan akademik IPB, perjalanan karier Alim menampilkan kemajuan signifikan mulai dari posisi asisten rektor hingga akhirnya terpilih sebagai rektor pengganti antar waktu untuk periode 2025-2028. Jabatan sebelumnya meliputi Kepala Kantor Sekretariat Rektor, Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier, serta Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur.

Di bawah kepemimpinannya, Alim berkontribusi besar dalam pengembangan kemahasiswaan. Ia membawa IPB University menjadi pelopor dalam implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di tingkat nasional, sebuah inisiatif yang mendorong pembelajaran inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri serta dunia kerja.

Selain itu, pada masa kepemimpinannya, IPB menjadi juara umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2022, menguatkan reputasi universitas sebagai institusi pendidikan tinggi terkemuka di bidang pertanian dan teknologi. Alim juga aktif dalam berbagai perumusan kebijakan kemahasiswaan dan pengembangan perguruan tinggi nasional.

Baca Juga:Pramono Akan Tata Permukiman Padat di Belakang Grand Hyatt Tanpa Penggusuran

Alim Setiawan sebagai Wakil Menteri Pertanian

Sebagai Wakil Menteri Pertanian, Alim Setiawan menghadapi sejumlah tugas strategis. Ia menjadi bagian dari tim Kementerian Pertanian yang bertanggung jawab mendukung visi pembangunan pertanian nasional selama periode 2024-2029. Ia bekerja berdampingan dengan Wakil Menteri Pertanian lainnya, Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustofa, yang telah lebih dulu menjabat sejak 1 Oktober 2026.

Peran utamanya mencakup pengembangan inovasi pertanian yang berkelanjutan, peningkatan produktivitas petani, serta penguatan rantai pasok hasil pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan dinamika global, Alim diharapkan mampu mengintegrasikan pengalaman dan keahliannya dalam bidang akademik dan manajemen untuk merumuskan kebijakan yang inovatif dan solutif.

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi fokus utama agar program-program Kementerian Pertanian dapat berjalan efektif dan berdampak luas bagi kesejahteraan petani serta peningkatan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar domestik maupun internasional.

Baca Juga:KPK Ungkap Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022, Bagaimana Prosesnya?

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral! Anak Laki-laki Antar Temannya Pulang, Ini Cara Mendidik Anak Laki-laki Menghormati Perempuan
• 10 jam lalutheasianparent.com
thumb
11 Orang Terluka Imbas Kericuhan Suporter Persita vs Persija di BIS
• 9 jam laludetik.com
thumb
Siapa Anak Angkat Baru Ruben Onsu? Begini Asal-usul Thayaka Putra Onsu
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
MSCI dan Ketidakrasionalan Status Standalone Market bagi Bursa Saham RI
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.