JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 200 personel Pasukan Brimob I Korbrimob Polri mulai bergerak ke 16 lokasi sasaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan. Sebelum diterjunkan, pasukan Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Polda Sumsel ini menjalani pelatihan teknis, pemetaan wilayah operasi, hingga pemeriksaan peralatan untuk mendukung pemadaman di lapangan.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pembekalan dilakukan agar personel memahami karakteristik wilayah yang menjadi sasaran operasi. Persiapan juga mencakup teknik penggunaan peralatan pemadam serta penyesuaian metode penanganan dengan kondisi di lapangan.
“Setibanya di Sumatera Selatan, personel langsung mengikuti rangkaian persiapan, mulai dari pengarahan mengenai kondisi daerah operasi hingga pelatihan teknis dan pengecekan perlengkapan. Hal ini penting agar setiap personel memahami tugas serta kesiapan yang dibutuhkan sebelum bergerak ke lokasi penugasan,” ujar Trunoyudo dikutip Minggu (18/10/2026).
Baca Juga:Di HUT ke-28 PAN, Prabowo: Saya Hadir di Tengah-tengah Kawan Seperjuangan yang SetiaKedatangan personel berlangsung bertahap sejak Kamis malam (15/10/2026) hingga Jumat dini hari (16/10/2026). Personel Resimen I Pelopor tiba melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, sedangkan personel Resimen I Gegana datang dari Lampung.
Setelah beristirahat di tempat yang telah disiapkan, seluruh personel mengikuti apel penerimaan dan pengarahan Analisa Daerah Operasi (ADO) yang dipimpin Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan.
Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan teknis penanganan karhutla. Materinya meliputi pengenalan karakteristik wilayah, kondisi lahan gambut, penggunaan peralatan pemadam, serta teknik penyaluran air untuk menjangkau titik kebakaran.
Untuk menunjang operasi, personel dibekali mesin pompa air, selang pemadam, nosel, perangkat pemadam portabel, cairan pemadam, dan masker. Peralatan dibagikan sesuai kebutuhan masing-masing tim dan lokasi penugasan.
Pada Jumat sore hingga malam, personel mulai bergerak menuju 16 lokasi sasaran yang tersebar di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Muara Enim. Penempatan dilakukan berdasarkan pembagian tugas serta kebutuhan penanganan karhutla di setiap wilayah.
Baca Juga:Zulhas Ungkap Alasan PAN Setia Dukung Prabowo Subianto selama Tiga Kali PilpresTrunoyudo menegaskan, kesiapan personel dan perlengkapan menjadi bagian penting untuk mendukung operasi yang terkoordinasi bersama jajaran Polda Sumatera Selatan.
“Dengan pembekalan dan dukungan perlengkapan yang disiapkan, personel diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan kondisi di lokasi penugasan dan menjalankan tugas secara optimal bersama jajaran Polda Sumatera Selatan,” tuturnya.
Pengerahan 200 personel Brimob tersebut diharapkan memperkuat upaya penanganan karhutla di Sumatera Selatan, terutama di 16 titik sasaran yang telah ditetapkan.
#sumsel




