TNI Rebut Kembali Dua Senjata Yonif 9 Marinir yang Dirampas OPM

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil merebut kembali dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo. (Sumber: Dok.Koops TNI Habema.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil merebut kembali dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo.

Tim Gabungan Operasi Badai Kasuari 3.12 menemukan senjata K3 Daewoo pada Sabtu (17/10/2026), menyusul keberhasilan pengamanan senjata Caracal sehari sebelumnya, Jumat (16/10/2026).

Kedua senjata tersebut berhasil direbut kembali, setelah sebelumnya dirampas dan dikuasai kelompok bersenjata Organisai Papua Merdeka (OPM) Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem sejak 7 bulan lalu. 

Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto menyatakan keberhasilan ini diperoleh melalui kerja sama antarsatuan, pendalaman informasi, serta pencarian yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Komandan OPM Tewas Bersama 3 Anak Buahnya saat Baku Tembak dengan TNI di Intan Jaya

"Dua senjata organik yang dirampas kelompok Manfred Fatem akhirnya berhasil kita ambil kembali seluruhnya. Ini merupakan bukti kesungguhan, kerja keras, dan tanggung jawab prajurit dalam menuntaskan tugas," kata Riyanto dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).

"Saya memberikan penghargaan kepada seluruh personel yang telah bekerja dengan disiplin dan profesional."

Dia menyebut, selain dua senjata organik, tim gabungan turut mengamankan satu pucuk senjata api rakitan campuran, 19 butir amunisi kaliber 5,56 mm, tiga magazen, alat bidik, dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Keberhasilan tersebut, lanjut dia, memiliki arti penting, bukan hanya karena materiil satuan berhasil diamankan kembali, tetapi juga karena senjata tersebut tidak lagi dapat disalahgunakan untuk melakukan aksi kekerasan yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun aparat.

"Setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia," ucapnya.

Riyanto pun mamastikan TNI akan tetap tegas terhadap setiap ancaman bersenjata, dengan tindakan yang selektif, terukur, profesional, dan sesuai ketentuan hukum.

"Namun, kepada saudara-saudara yang ingin meninggalkan kekerasan, jalan damai tetap terbuka," ucapnya.

Dia juga menyampaikan, pengamanan wilayah akan terus dilaksanakan seiring dengan pendekatan teritorial dan kemanusiaan untuk mendukung kehidupan masyarakat yang semakin aman dan normal.

Baca Juga: Kontak Tembak TNI vs OPM di Nduga Papua, Koops Habema Berhasil Pukul Mundur

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • tni
  • Senjata Yonif 9 Marinir
  • opm
  • tni rebut kembali
  • kkb
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Airlangga Bertemu Anak Buah Putin, Bahas Ekspor Sawit hingga Kakao ke Rusia
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Seribuan Orang Ditahan, Ini Fakta Demo di Paris Berujung Penjarahan
• 10 jam laludetik.com
thumb
Mengenal qEEG, Teknologi Pemetaan Aktivitas Otak yang Bisa Membantu Memahami Kesehatan Mental
• 8 jam laluherstory.co.id
thumb
Tampil di Synchronize 2026, Andika harap Kangen Band tak bubar lagi
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Bukan Cuma Outfit, Beauty! Aroma Parfum Juga Bisa Bikin Kamu Makin Memikat Lho!
• 11 jam laluherstory.co.id
Berhasil disimpan.