Pencatatan Keuangan Akurat Dinilai Penting untuk Kurangi Risiko Bisnis

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Ketidakakuratan pencatatan keuangan dan data usaha dinilai dapat memengaruhi keputusan bisnis. Terutama bagi perusahaan yang harus melaporkan kinerjanya kepada kantor pusat di luar negeri sementara operasional bisnis berlangsung di Indonesia.

“Bagi perusahaan yang melapor ke induk di luar negeri, perbedaan mata uang dan format laporan menambah beban,” ujar Business Development Manager PT Sinar Wilshire Pertama, Andi, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip pada Minggu, 18 Oktober 2026.
 

Baca Juga :

5 Istilah Penting dalam Sejarah Rupiah yang Perlu Diketahui

Andi mengungkapkan, sejumlah kendala yang kerap dihadapi perusahaan meliputi keterlambatan bukti transaksi, penggunaan sistem yang tidak saling terhubung, pencatatan manual yang rentan kesalahan, serta rekonsiliasi bank yang tidak dilakukan secara rutin.

Kualitas data keuangan tersebut berkaitan langsung dengan kemampuan manajemen dalam menentukan langkah bisnis. Keputusan untuk menambah persediaan, merekrut karyawan, atau melakukan investasi lanjutan membutuhkan informasi yang akurat dan terkini. Ketika pencatatan terlambat, manajemen berisiko mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan yang sudah tidak mencerminkan situasi sebenarnya.


Ilustrasi. Foto: Unsplash.com/Christin Hume.

Tantangan tersebut semakin terasa bagi pemilik usaha yang berada di luar negeri akibat perbedaan zona waktu dan keterbatasan akses terhadap dokumen sumber. “Laporan yang rutin dan seragam menjadi kebutuhan, bukan kemewahan,” tegas Andi.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemanfaatan teknologi informasi dapat membantu perusahaan menyimpan dokumen secara terpusat, mengurangi pencatatan berulang, mengatur hak akses pengguna, serta mempercepat penyusunan laporan sesuai skala usaha.

Namun, perusahaan tidak harus langsung berinvestasi pada sistem yang kompleks. Perbaikan dapat dimulai dengan menetapkan jadwal penutupan buku bulanan, mendigitalkan dokumen sumber, serta melakukan rekonsiliasi bank secara berkala dengan tetap memperhatikan aspek keamanan data sesuai regulasi yang berlaku.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
• 7 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kontingen Indonesia Tampil dengan Busana Batik Sekar Jagat Vijaya Rancangan Ivan Gunawan di Pembukaan Asian Para Games 2026
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Kronologi Balita Nangis Ditinggal Summit Orang Tua di Gunung Prau, Sang Ayah Akhirnya Klarifikasi Sambil Minta Maaf
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Reaksi Pelatih Persebaya usai Bajul Ijo Gagal Menang di Kandang Sendiri: Saya Frustasi dengan Hasil Ini
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Muncul Petisi Boikot Ruben Onsu di Tengah Konflik Panas dengan Sarwendah, Jumlah Orang yang Tanda Tangan Jadi Sorotan
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.