Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kematian tragis anggota Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara), Bharatu Valdo, di Mako Polairud Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10) lalu oleh diduga juniornya, kini menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 

Pengacara keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, menduga tindakan brutal yang menimpa mendiang Laurentius Valdo Fernandez Lewai melibatkan lebih dari satu pelaku.

Kecurigaan tersebut muncul setelah pihak keluarga melihat langsung kondisi jenazah sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Larantuka. 

Petrus menyebut kondisi fisik korban sangat memprihatinkan karena tidak hanya terdapat luka tembak, tetapi juga bekas penganiayaan berat menggunakan senjata tajam.

“Melihat tubuh korban yang sangat parah yaitu bekas tembakan, bekas luka yang dilakukan dengan sangkur, kami sangat mengharapkan harus diusut tuntas karena pelakunya kemungkinan bukan hanya satu orang karena lukanya begitu banyak dengan senjata tajam yang sudah disita, ada sangkur, ada senapan,” ungkap Petrus kepada media.

Atas dasar temuan fisik yang mengenaskan tersebut, Petrus mendesak agar kasus ini tidak hanya dipandang sebagai penembakan biasa. 

Ia berharap pimpinan tertinggi Polri memberikan atensi khusus untuk mengungkap tabir gelap di balik tewasnya kliennya.

“Kami berharap Kapolri memberi atensi yang sungguh-sungguh terhadap pengungkapan kasus terbunuhnya Laurentius Valdo Fernandez Lewai,” tegasnya.

Polda Metro Jaya Pastikan Proses Hukum Berjalan

Menanggapi insiden yang terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 05.30 WIB tersebut, pihak Polda Metro Jaya menyatakan telah mengambil langkah tegas. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memastikan bahwa tersangka berinisial AR—yang juga merupakan anggota Polri—telah ditahan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Budi menegaskan bahwa saat ini penyidik tengah mendalami rangkaian peristiwa tersebut secara intensif. 

Ia menjamin bahwa penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional, objektif, dan akuntabel sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Setiap perkembangan akan disampaikan kepada publik berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta yang telah terverifikasi,” ujar Budi sembari menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya anggota Ditpoludara tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Ulang Tahun Reza Arap Penuh Haru, Cuma Minta Sang Ibu Sembuh dari Kanker
• 9 jam laluintipseleb.com
thumb
Kalimat yang Tidak Akan Diucapkan Anak yang Terdidik Baik oleh Orang Tuanya
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Operasi Senyap Badai Kasuari, Ini Kronologi Lengkap TNI Rebut Senjata Caracal yang Dirampas KKB
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Marc Marquez Ucapkan Terima Kasih kepada Indonesia Usai MotoGP Mandalika
• 23 menit lalumedcom.id
Berhasil disimpan.