Pabrik Tramadol dan Hexymer Produksi 8 Juta Butir per Hari Digerebek di Bizpark Bandung

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Satresnarkoba Polrestabes Bandung menggerebek pabrik tramadol dan hexymer yang memproduksi 8 juta butir per hari di kawasan ruko Bizpark, Kota Bandung, Ahad (18/10/2026) malam. Sejumlah pelaku turut diamankan beserta alat memproduksi obat keras terlarang tersebut.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Hengki mengatakan pengungkapan pabrik obat keras terlarang berawal dari penyidik Satresnarkoba Polrestabes Bandung mengamankan tersangka penyalahguna narkotika di kilometer 125 tol Purbaleunyi, Jumat (16/10/2026). Selanjutnya, penyidik melakukan pengembangan hingga menggerebek pabrik obat keras terlarang di Bizpark Bandung.

Baca Juga
  • Mahasiswa ITB Meninggal Saat Ikuti Ultra Marathon 2026, Rektor Ucapkan Belasungkawa
  • Dampak Kemarau di Indramayu, 10.670 Hektare Sawah Puso, Harga Gabah Melambung di Atas HPP
  • Kos-kosan di bandung Dirazia, 2 Penghuni Positif Narkoba

"Hari Jumat jam 18.00 WIB, satu orang diamankan dengan barang bukti 600 ribu butir hexymer siap edar sudah dikemas seperti kotak warna hijau," ucap dia, Ahad (18/10/2026).

Ia menuturkan setelah dilakukan pengembangan terdapat tiga lokasi berdekatan di kawasan Bizpark yang digerebek. Pihaknya mengamankan barang bukti seperti alat cetak, serta akan melakukan pengembangan sosok di balik keberadaan pabrik dan tersangka empat orang.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Di depan kita ini termasuk bahan baku ini bisa tonan ya. Alat-alat cetak di TKP kedua ada di dalam drum-drum warna cokelat sebelah kiri nanti di dalam ada mesin cetak pemanas dan lain-lain," kata dia.

Ia melanjutkan para pelaku menyewa gudang yang dijadikan pabrik kurang lebih 22 hari. Namun, pihaknya masih mengembangkan ke depannya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sejoli Boncengan Motor Mau Terobos CFD Rasuna Said, Langsung Diadang Petugas
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Hanta Yuda Soroti Klaim Operasi Politik Jokowi, Klarifikasi Lebih Penting!
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
BNPB Temukan 44 Area Hutan dan Perkebunan Sumsel Terbakar, Kristomei: Percuma Kerja Keras, Kalau Pemadaman Nggak Sinkron
• 46 menit laluviva.co.id
thumb
Di Tengah Konflik Papua, Ketua Sinode GKII Serukan Perdamaian
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Tongkat Komando Pangdam Diponegoro Berganti, Mayjen Sudaryanto Gantikan Mayjen Achiruddin
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.