REPUBLIKA.CO.ID, SUMENEP, – Tim 185 Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melanjutkan verifikasi faktual terhadap hasil pembangunan dan kesiapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu. Pemeriksaan lapangan ini bertujuan untuk mencocokkan kondisi fisik bangunan dengan kesiapan fasilitas pendukung operasional koperasi.
Komandan Kodim 0827 Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, menyatakan bahwa pada hari itu terdapat tiga lokasi yang diperiksa oleh tim. "Untuk hari ini, ada tiga lokasi yang diperiksa oleh Tim Mabes TNI," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Sumenep, Minggu malam.
Ketiga lokasi KDKMP yang menjadi sasaran pemeriksaan tersebut meliputi Desa Bumbungan dan Desa Bluto di Kecamatan Bluto, serta KDKMP Desa Sentol Daya di Kecamatan Pragaan. Sebelumnya, pada Sabtu (17/10), tim yang sama juga telah melakukan pemeriksaan di empat lokasi lain, yakni KDKMP di Desa Sendang, Desa Pragaan Laok, Desa Aengdake, dan Desa Gunggung.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Dengan demikian, dalam dua hari ini, tim sudah melakukan pemeriksaan lapangan ke tujuh lokasi," kata Dandim.
Evaluasi Langsung untuk Kesiapan Optimal
Pemeriksaan lapangan KDKMP di Sumenep ini dipimpin oleh Brigjen TNI Candra Nugraha bersama Kolonel Mar Fery Handoko. Brigjen Candra menekankan bahwa pemeriksaan langsung sangat diperlukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi pembangunan di setiap lokasi.
"Dengan cara ini, tim dapat mengidentifikasi bagian yang telah sesuai maupun hal-hal yang masih membutuhkan penyempurnaan," katanya. Ia menambahkan, hasil pembangunan perlu dipastikan siap dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Oleh karena itu, catatan selama pemeriksaan menjadi bahan evaluasi penting untuk mendukung kesiapan fasilitas sebelum koperasi beroperasi secara optimal.
Sementara itu, Letkol Inf Citra Persada menyatakan keterbukaan pihaknya terhadap hasil pemeriksaan dan masukan dari tim Mabes TNI. Evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi pekerjaan yang masih perlu disempurnakan sesuai kondisi masing-masing lokasi.
"Kami akan terus memantau perkembangan pembangunan di lapangan dan terbuka terhadap hasil pemeriksaan maupun masukan dari tim Mabes TNI," tegas Dandim.
Verifikasi dan validasi selama dua hari ini merupakan bagian dari rangkaian pemeriksaan pembangunan KDKMP di Sumenep. Hasilnya diharapkan menjadi dasar evaluasi untuk memastikan fasilitas yang dibangun dapat mendukung kegiatan koperasi sesuai dengan peruntukannya. Secara keseluruhan, total jumlah KDKMP yang dibangun di Kabupaten Sumenep mencapai 258 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 139 unit telah rampung dikerjakan, sedangkan sisanya masih dalam proses pembangunan.