Tesla Roadster generasi kedua resmi diperkenalkan ke publik lewat peragaan di fasilitas pengembangan roket SpaceX di McGregor, Texas, Amerika Serikat (AS), Kamis (15/10) malam waktu setempat. Mobil listrik tersebut diperlihatkan melayang di udara memakai pendorong udara bertekanan tinggi buatan SpaceX.
Chief Executive Officer Tesla, Elon Musk, menyebut mobil tersebut melampaui kendaraan rekaan yang selama ini hanya muncul di layar lebar. Perbandingan langsung dia tujukan kepada mobil yang dipakai tokoh James Bond.
“Ini puncak dari kerja luar biasa para insinyur Tesla dan SpaceX yang bekerja sangat erat untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah kalian lihat di film mana pun, lebih baik dari mobil James Bond mana pun. Saya sendiri belum pernah melihat yang seperti ini. Waktu saya mengusulkan ini ke tim, saya sempat berpikir, apa saya sudah gila?” ujar Musk, sebagaimana dilaporkan TechCrunch.
Peragaan berlangsung dengan purwarupa yang menanjaki jalur melengkung menyerupai lintasan mobil mainan. Mobil tersebut sempat melaju dalam posisi terbalik sebelum melayang, berputar di udara, lalu mendarat di aspal.
Perbandingan dengan film mata-mata itu berpijak pada wujud mobil yang baru. Bentuk menyudut berwarna putih tersebut mengingatkan pada Lotus Esprit S1 yang dipakai James Bond dalam film The Spy Who Loved Me.
Mobil asli dari film tersebut justru ikut dipajang di lokasi acara. Unit Lotus Esprit itu merupakan koleksi pribadi Musk yang dia beli pada tahun 2013.
“Mobil ini pada dasarnya bisa terbang seperti roket. Dia bisa melakukan gerakan senam yang gila, apa pun yang kalian mau. Ini memang bukan mobil yang dirancang mengutamakan keselamatan, tetapi tingkat keseruannya 11 dari 10,” kata Musk, dikutip Car and Driver.
Kemampuan melayang berasal dari 10 pendorong gas dingin yang tersebar di sekeliling bodi. Tenaga dorongnya disebut menembus 80 kilonewton dengan pasokan dari tabung udara bertekanan berkapasitas 600 liter yang bisa diisi ulang.
Catatan akselerasi ikut dipamerkan di hadapan penonton. Percobaan pertama menembus 0 sampai 96 kilometer per jam tuntas dalam satu detik. Percobaan kedua memangkasnya jadi 0,8 detik.
“Mobil ini akan menghancurkan setiap rekor lintasan yang pernah ada. Kami ingin menembus setengah kecepatan suara. Saya tidak yakin mobil ini legal di semua yurisdiksi, akan ada mobil seperti ini yang bisa dimiliki seseorang,” terangnya.
Tesla menyiapkan tiga pilihan Roadster generasi kedua bernama Performance, Thrust, serta Rocket. Varian Rocket jadi satu-satunya yang mampu terbang dengan jok yang hanya tersedia untuk pengemudi.
Produksi mobil tersebut dijadwalkan dimulai pada tahun 2028 setelah tertunda berulang kali sejak diperkenalkan pertama kali pada tahun 2017. Pemesanan sudah dibuka dengan uang muka alias DP 50 ribu USD (Rp 901 jutaan) untuk varian Performance serta 250 ribu USD (Rp 4,5 miliar) untuk varian Thrust.





