Ria Ricis Saksikan Langsung Hutan Dibakar di Maluku, Soroti Karhutla yang Kian Mengkhawatirkan

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Youtuber Ria Ricis turut menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Ia mengaku pernah melihat langsung hutan yang dibakar saat melakukan perjalanan ke Maluku.

"Bahkan sampai kemarin waktu aku trip ke Maluku, aku pernah posting videonya juga di Insta Story, ada beberapa juga hutan yang memang dibakar dan emang kelihatan kok ada yang jagain juga, dan itu emang jelas dan aku juga sempat ngerakam," kata Ria Ricis di Lebak Bulus, Jakarta Selatah, Minggu (18/10/2026).

Pengalaman tersebut membuat Ricis menyadari bahwa karhutla bukan sekadar isu yang ramai di media sosial. Mantan istri Teuku Ruan itu menegaskan bahwa kebakaran hutan benar-benar terjadi dan dampaknya perlu mendapat perhatian masyarakat.

"Jadi memang untuk teman-teman di luar sana karhutla itu memang nyata adanya, memang benar adanya, bukan, bukan semata-mata postingan sosial media doang, enggak. Dan emang itu nyata," jelasnya.

Ricis juga mengajak masyarakat untuk membantu warga yang terdampak karhutla. Adik dari Oki Setiana Dewi itu berharap hujan segera turun untuk membantu memadamkan api.

"Kita bisa sama-sama bantu banyak-banyak berdoa, kirim banyak bantuan, dan semoga hujan cepat turun karena kan katanya juga waktu aku kemarin trip ke Maluku udah 4 bulan lebih enggak hujan. Jadi kita bisa bayangkan bagaimana teman-teman kita yang kena dampaknya di Kalimantan dan sekitarnya," bebernya.

Ria Ricis mengaku khawatir ketika mendengar kabar asap karhutla mulai mencapai Jakarta. Sebagai ibu satu anak, ia turut memikirkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

"Kalau khawatir, jelas khawatir banget. Tentu bukan cuman kita doang yang khawatir, pasti teman-teman di luar sana juga," lanjutnya.

Di tengah kondisi tersebut, Ricis mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan menggunakan masker. Ia juga menyarankan warga mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu mendesak, serta membantu para korban sesuai kemampuan masing-masing.

"Mungkin himbauan teman-teman tetap tentu pakai masker, hindari keluar rumah untuk hal-hal yang mungkin enggak terlalu penting. Tapi karena kita kan bekerja juga banyak di luar ya teman-teman, jadi ya harus pakai masker dan kita harus banyak-banyak berdoa dan kirimkan bantuan sebisa dan semampu kita aja," tandasnya. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dokter Ingatkan Osteoporosis pada Usia di Atas 50 Tahun Bisa Picu Patah Tulang Serius hingga Risiko Kematian
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Indonesia Hentikan Impor Beras Reguler dan Targetkan Produksi 34,77 Juta Ton pada 2026
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Politik kemarin, Sekjen PBB di Hambalang hingga PKB bantu karhulta
• 29 menit laluantaranews.com
thumb
Seribuan Orang Ditahan, Ini Fakta Demo di Paris Berujung Penjarahan
• 12 jam laludetik.com
thumb
Indonesia Borong Empat Medali di WJC Kairo, BNI Apresiasi Pembinaan Talenta Muda PBSI
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.