JAKARTA, KOMPAS.TV - Polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memunculkan perdebatan mengenai legitimasi politik, popularitas, dan kemungkinan pemakzulan.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha menilai sorotan berkepanjangan terhadap Gibran belum tentu merugikan secara politik, bahkan dapat meningkatkan popularitasnya.
Di sisi lain, advokat Ahmad Khozinudin mendorong pengujian persoalan tersebut melalui mekanisme konstitusional dan menilai DPR dapat berperan dalam mengusut dugaan tidak terpenuhinya persyaratan pencalonan.
Perbedaan pandangan juga muncul terkait putusan Mahkamah Konstitusi, dasar hukum pemakzulan, dan kewenangan DPR. Politisi senior Golkar Ridwan Hisjam serta Mercy Sihombing, salah satu penggugat terkait ijazah Gibran, turut menjadi bagian dari diskusi mengenai polemik tersebut.
Apakah polemik ini akan berdampak pada legitimasi politik Gibran, dan sejauh mana mekanisme konstitusi dapat ditempuh?
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- khozinudin
- ijazah gibran
- jokowi
- ridwan hisjam





