HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri berhak membawa pulang hadiah sekitar Rp1,26 miliar setelah memastikan gelar juara ganda putra Denmark Open 2026 di Odense, Denmark, Minggu (18/10/2026) malam.
Pasangan Indonesia itu mendapatkan hadiah sebesar 70.300 dolar AS atau setara Rp1.261.392.900 dengan asumsi kurs Rp17.943 per dolar AS pada 19 Oktober 2026.
Fajar/Fikri mengunci gelar setelah menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor telak 21-8 dan 21-11 dalam waktu hanya 31 menit.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Fajar/Fikri setelah sebelumnya gagal meraih gelar pada partai final Denmark Open tahun lalu.
Selain membawa pulang hadiah utama, keberhasilan ini juga menjadi tambahan pencapaian bagi Indonesia di tengah persaingan bulu tangkis internasional musim 2026.
Unggul Berkat Permainan MenekanFajar mengungkapkan rasa syukurnya karena kali ini mereka mampu mengubah kegagalan pada final sebelumnya menjadi gelar juara.
“Alhamdulillah sangat bersyukur setelah tahun lalu gagal di final, kali ini kami bisa menjuarai Denmark Open,” kata Fajar dalam rilis PBSI, Senin (19/10/2026).
Ia berharap kemenangan tersebut menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih baik sekaligus meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi turnamen berikutnya.
Fajar juga menyebut kekalahan pada Asian Games sebelumnya menjadi dorongan bagi dirinya dan Fikri untuk kembali berjuang mendapatkan hasil maksimal.
Menghadapi Aaron/Soh, Fajar/Fikri memilih bermain agresif sejak awal pertandingan karena sudah memahami karakter permainan lawan setelah berkali-kali bertemu.
“Kami sudah sangat sering bertemu Aaron/Soh bahkan sejak sebelum kami berpasangan jadi sudah tahulah kelemahan dan kelebihan masing-masing,” ujarnya.
Menurut Fajar, laju shuttlecock yang cukup kencang membuat mereka tidak ingin terlalu banyak bertahan sehingga strategi menyerang terus diterapkan untuk membatasi kesempatan lawan mengembangkan permainan.
Ia juga berharap prestasi bulu tangkis Indonesia terus meningkat, baik di level senior maupun junior, agar semakin banyak gelar dapat diraih pada kompetisi internasional.
Tak Ingin Cepat PuasSementara itu, Fikri menegaskan bahwa dirinya selalu berusaha memulai setiap pertandingan dengan pola pikir baru agar tidak terlena oleh pencapaian sebelumnya.
“Pasti mindset saya setiap pertandingan itu saya anggap awal lagi, baru lagi, dari nol lagi,” ujar Fikri.
Ia mengaku sengaja menjaga semangat sepanjang pertandingan final untuk menebus kekecewaan setelah gagal menjadi juara pada edisi tahun lalu, sekaligus memperbaiki hasil yang kurang memuaskan di Asian Games.
Fikri juga menilai pengalamannya berpasangan dengan Fajar memberikan banyak pelajaran, terutama ketika menghadapi pertandingan final yang menuntut kesiapan mental.
“Kalau sebelumnya, untuk saya terutama sering tidak maksimal ketika di final tapi tahun ini dengan pengalaman a Fajar yang sudah melanglangbuana jadi banyak pelajaran dan motivasi yang saya dapat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kedewasaan dalam menghadapi pertandingan membuatnya berusaha mengurangi pikiran yang tidak perlu dan lebih berfokus pada usaha, ikhtiar, serta doa.
Rincian Hadiah Denmark Open 2026Denmark Open merupakan turnamen BWF World Tour Super 750 dengan total hadiah mencapai 950.000 dolar AS, sedangkan nominal penghargaan untuk setiap pasangan ditentukan berdasarkan babak yang berhasil dicapai.
Pada sektor ganda, pasangan juara menerima 70.300 dolar AS, sementara runner-up mendapatkan 33.250 dolar AS.
Pasangan yang mencapai semifinal berhak memperoleh 13.300 dolar AS, sedangkan peserta perempat final mendapatkan 5.937,50 dolar AS.
Untuk pasangan yang terhenti di babak 16 besar, hadiah yang disediakan sebesar 3.087,50 dolar AS, sementara peserta yang tersingkir pada babak pertama memperoleh 950 dolar AS.
Dengan selisih hadiah sebesar 37.050 dolar AS antara juara dan runner-up, keberhasilan Fajar/Fikri menjadi kampiun memberikan keuntungan finansial yang cukup besar dibandingkan jika mereka finis sebagai finalis. (*)





