Bagi umumnya orang berdagang, sebisa mungkin tidak menunjukkan orientasi suku, agama, apalagi pilihan politiknya. Karena prinsip berdagang agar dagangannya laku, dan para pembeli tidak merasa “terhalangi” karena sekat perbedaan itu.
Namun itu tidak berlaku bagi Maskina, warga Dusun Tanah Lese, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Berdagang dan berkegiatan partai menjadi dua keping jalan hidupnya yang mendarah daging. Maskina sehari hari bersama isterinya, adalah seorang pedagang kecil dari Sumenep. Skala usahanya kategori sangat kecil. Selain berdagang, Maskina menjadi simpatisan PDI Perjuangan di Sumenep.
Maskina kerap berkegiatan politik di kampungnya. Tak jarang, selepas kegiatan bersama PDI Perjuangan, dia kembali berdagang, dengan tetap mengenakan seragam kepartaiannya. Tentu saja tindakan Maskina itu beresiko.
Bukankah dengan berseragam PDI Perjuangan, sangat mungkin pembeli mengurungkan niatnya, jika kebetulan berbeda orientasi politiknya.
Namun Maskina tidak mempedulikan itu, “Rezeki sudah Allah atur, kita cuma berikhtiar saja” ujarnya. Kenapa saat berdagang masih berseragam PDI Perjuangan, bukankah ganti baju terlebih dahulu tidak memakan waktu lama.
Maskina merasa bangga, dan tidak perlu harus ganti baju walaupun selepas berkegiatan partai. Perilaku itu sudah sering ia lakukan, sejak dia menjadi simpatisan PDI Perjuangan
Sikap itu membuat politisi dan anggota DPR RI, Said Abdullah terharu. “Kebanggaan dia berpartai, mengenakan seragam PDI Perjuangan sambil berdagang usai kegiatan partai, ini jarang kita jumpai saat ini. Dalam berpartai, bagi Maskina adalah ruang eksistensi, berpartai baginya adalah panggilan hati, itu yang membuat saya terharu, ucap Said Abdullah.
Atas keteguhannya itu, Said Abdullah terpanggil untuk memberikan Maskina bantuan modal usaha. Bagi Maskina, bantuan tersebut menjadi kejutan yang tidak pernah dibayangkannya. Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Said Abdullah atas perhatian yang diberikan kepada dirinya dan keluarga.
“Sejujurnya saya tidak menyangka mendapatkan perhatian sepetti ini. Kebiasaan saya berseragam partai, walaupun saat berdagang tidak saya maksudkan untuk mencari perhatian, apalagi untuk mendapatkan bantuan, ya itu panggilan alamiah saja”, ujarnya
Maskina mengatakan, bantuan itu akan digunakan sebaik mungkin untuk mengembangkan usaha warung yang selama ini dijalankannya bersama keluarga.
“Terima kasih banyak kepada Pak Said Abdullah yang sudah memberikan bantuan kepada saya dan keluarga. Saya tidak menyangka akan mendapatkan bantuan ini, semoga bantuan ini menjadi berkah” kata Maskina.
Ditanya lebih lanjut, Maskina berangan angan, bantuan dari Said Abdullah akan dia gunakan untuk mengembangkan usaha warung dan usaha jahit baju yang dia jalani sejak masa muda.





