Hasil CKG: Kemenkes Ungkap Gejala Depresi-Kecemasan Anak dan Remaja 4 Kali Lipat Orang Dewasa

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi depresi. Kementerian Kesehatan RI menyatakan gejala depresi dan kecemasan yang ditemukan pada anak usia sekolah dan remaja mencapai empat kali lipat dibanding kelompok orang dewasa dan lanjut usia. (Sumber: Envato/nikolast1)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Kesehatan RI menyatakan gejala depresi dan kecemasan yang ditemukan pada anak usia sekolah dan remaja mencapai empat kali lipat dibanding kelompok orang dewasa dan lanjut usia.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes Imran Pambudi berdasarkan hasil program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Oktober 2026.

Imran mengatakan, program CKG hingga bulan Oktober 2026 telah memeriksa 71 juta penduduk. Dari jumlah tersebut, lebih dari 380.000 anak menunjukkan gejala depresi.

"Ada lebih dari 380 ribu anak dengan indikasi depresi dan hampir 380 ribu dengan indikasi kecemasan," kata Imran di Jakarta, Senin (19/10/2026).

Imran pun menyoroti gejala depresi dan kecemasan yang banyak ditemukan pada anak berusia di bawah 14 tahun.

Baca Juga: 1 dari 3 Remaja Indonesia Rentan Depresi, Kemenkes Dorong Aksi Nyata di Sekolah

Menurut Imran, data Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 2022 menunjukkan gangguan jiwa adalah penyebab utama disabilitas di dunia.

Lebih dari 700 juta jiwa dilaporkan terdampak depresi dan kecemasan, tetapi kurang dari separuh yang mendapatkan penanganan.

"Lebih memprihatinkan lagi, separuh gangguan jiwa muncul sebelum anak berusia 14 tahun, sering kali tersembunyi di balik perubahan perilaku, keluhan fisik, hingga penurunan prestasi sekolah," kata Imran dikutip Antara.

Pengaruh media sosial

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes menyatakan gejala depresi pada anak dan remaja tidak terlepas dari pengaruh media sosial.

Menurut Imran, perkembangan teknologi berdampak pada kesehatan jiwa generasi muda yang terancam. Terlebih lagi, anak dan remaja semakin mudah mengakses media sosial.

"Survei global Ipsos di 31 negara menempatkannya sebagai masalah kesehatan yang paling dikhawatirkan masyarakat, melampaui kanker dan stres," kata Imran.

Imran menambahkan, berdasarkan survei UNICEF, 4 dari 10 anak mendapatkan pengalaman menakutkan di ruang maya. 

Selain itu, sebuah penelitian dari RSCM-FKUI disebutnya menemukan sepertiga anak di Jakarta terindikasi kecanduan internet. Anak juga terancam oleh fenomena kekerasan seksual secara daring dan judi daring.

Imran menekankan paparan internet dapat menimbulkan dampak negatif mulai dari rasa bersalah, kecemasan berkepanjangan, depresi, isolasi sosial, hingga keretakan hubungan keluarga.

Kemenkes pun disebutnya telah menggencarkan upaya promotif untuk membendung dampak negatif internet. Upaya yang dilakukan di antaranya edukasi dan pengasuhan positif, skrining mental rutin, saluran siaga Healing119.id, serta layanan medis dan psikologis di fasilitas kesehatan.

Kemenkes juga mengajak orang tua menjadi teladan dalam penggunaan gawai, membuka komunikasi tanpa menghakimi, menyusun aturan bersama tentang waktu layar, menjaga keseimbangan aktivitas anak, peka terhadap sinyal bahaya, dan membantu anak menemukan minat positif di dunia nyata.

“Remaja perlu didengar tanpa dihakimi, pengasuh perlu dukungan tanpa disalahkan. Dari ruang keluarga hingga ruang publik, kesehatan jiwa generasi muda adalah fondasi masa depan bangsa," kata Imran.

Baca Juga: UNICEF: Lebih dari 340 Anak Tewas di Gaza Sejak Gencatan Senjata

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • gejala depresi
  • gangguan kecemasan
  • kesehatan mental
  • gejala depresi anak
  • cek kesehatan gratis
  • kementerian kesehatan ri
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penjelasan Polda Metro soal Polisi Tertembak Polisi di Pondok Cabe
• 23 jam laludetik.com
thumb
Arti Mimpi Boneka Bicara Ternyata Berkaitan dengan Tanggung Jawab, Simak Penjelasannya di Sini!
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV-2026 Secara Online
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin Lebih Kaya dari Husniah Talenrang? Ini Perbandingan Harta Kekayaan Berdasarkan LHKPN
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Fajar/Fikri Hancurkan Ganda Malaysia untuk Juara Denmark Open 2026
• 16 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.