Pengusaha Muslim Didorong Naik Kelas, Muslimah Millionaire Kenalkan Bisnis Berbasis Nilai Islam

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penguatan ekonomi umat tidak cukup hanya dilakukan melalui peningkatan jumlah pelaku usaha. Para pengusaha Muslim juga perlu dibekali kemampuan membangun bisnis yang berkelanjutan, memperluas jaringan, dan menciptakan hubungan kuat dengan pelanggan.

Semangat tersebut menjadi salah satu fokus kegiatan Komunitas Muslimah Millionaire (MM) bersama Pendiri Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali, yang mempertemukan para pengusaha Muslim di Hotel Horison Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 9 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Menuju Muslim Millionaire, sebuah program pembelajaran yang memadukan pengetahuan bisnis dengan penguatan nilai-nilai Islam.

Pendiri Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali, menilai penguatan ekonomi masyarakat Muslim perlu mendapat perhatian serius, terutama karena Indonesia memiliki populasi Muslim yang besar.

“Jumlah pengusaha Muslim yang berkembang dan memiliki kekuatan ekonomi perlu terus ditingkatkan,” kata Imam Shamsi Ali.

Menurutnya, peningkatan jumlah pengusaha Muslim yang mandiri dan memiliki kekuatan ekonomi dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian masyarakat. Karena itu, pembelajaran bisnis perlu dibarengi dengan kesempatan untuk mempraktikkan ilmu tersebut melalui kegiatan usaha. Komunitas Muslimah Millionaire hadir dengan konsep tersebut. Selain memberikan pembelajaran bisnis, komunitas ini juga menyediakan produk yang dapat dipasarkan oleh pengusaha pemula.

Melalui program Menuju Muslim Millionaire, peserta mendapatkan kesempatan mempelajari cara membangun usaha, meningkatkan kemampuan pemasaran, sekaligus memperluas jejaring dengan sesama pelaku bisnis.

Pendekatan berbeda ditawarkan Pendiri Muslimah Millionaire, Diaz Adriani, S.E., M.M., melalui konsep Marketing With Love.
Diaz menekankan bahwa pemasaran tidak semata-mata berbicara mengenai bagaimana menjual produk, tetapi juga bagaimana membangun hubungan dengan pelanggan.

“Marketing With Love mengajarkan bahwa bisnis bukan hanya tentang menjual, tetapi bagaimana membangun hubungan dan menaklukkan hati pelanggan,” ujar Diaz.

Diaz merupakan praktisi bisnis yang telah mendalami bidang pemasaran selama enam tahun dan meraih gelar Magister Manajemen di bidang marketing. Sejak 2013, ia memprakarsai pendekatan Marketing With Love melalui komunitas bisnis yang dibangunnya.

Menurut Diaz, pendekatan tersebut digunakan untuk membantu pengusaha membangun bisnis dengan menempatkan hubungan dengan pelanggan sebagai salah satu fondasi utama.

Melalui komunitasnya, Diaz menyebut telah membantu mencetak lebih dari 1.000 pengusaha dan puluhan mentor bisnis. Program pembinaan yang dilakukan juga diarahkan untuk membantu mitra mengembangkan usaha, menyelesaikan persoalan utang, hingga mencapai berbagai target finansial melalui kegiatan bisnis.

Selain aktif dalam pembinaan pengusaha, Diaz merupakan penulis buku 8 Langkah Meraih Impian yang diterbitkan Gramedia. Ia juga aktif menulis artikel bisnis, menerbitkan buku elektronik, dan menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan pengembangan usaha.

Bangun Jejaring Pengusaha Muslim
Pertemuan di Makassar juga menjadi ruang bertemunya pelaku usaha dengan sejumlah tokoh dari berbagai bidang.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Drs. H. Andi Badi Sommeng, M.Si., yang disebut sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB).

Hadir pula Ustaz Muzayyin Arif, mubalig, pengusaha, dan politisi yang merupakan pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) Female Boarding School serta SADIQ Sulawesi Selatan.

Selain itu, kegiatan turut dihadiri Mayor (Purnawirawan) Mirwan Embas dan Dr. Aisha Arsyad, wakil direktur Pondok Pesantren Ahlus Shidqi war Rahmah (ASR) yang juga aktif dalam kegiatan dakwah dan organisasi kemasyarakatan di Makassar.

Kehadiran para tokoh tersebut membuka ruang bagi peserta untuk tidak hanya memperoleh pengetahuan bisnis, tetapi juga bertukar pengalaman dan membangun jaringan dengan sesama pengusaha Muslim.
Pembelajaran Bisnis Dibuka Gratis Secara Daring
Program Menuju Muslim Millionaire tidak berhenti pada kegiatan tatap muka. Muslimah Millionaire juga membuka akses pembelajaran secara daring yang dapat diikuti masyarakat secara gratis.

Kelas bisnis digelar melalui Zoom setiap bulan. Selain itu, materi pembelajaran bisnis juga dibagikan melalui grup WhatsApp sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pengetahuan bisnis secara lebih luas.

Program tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan dan pengetahuan bisnis dengan pendekatan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Melalui program ini, Muslimah Millionaire berupaya memperluas akses pembelajaran bagi calon maupun pelaku usaha, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha Muslim yang mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Masyarakat yang ingin mengikuti program pembelajaran Menuju Muslim Millionaire dapat memperoleh informasi pendaftaran melalui WhatsApp di nomor 0811-420-6666.

Bagi Muslimah Millionaire, penguatan ekonomi umat pada akhirnya bukan sekadar soal meningkatkan omzet bisnis, tetapi bagaimana semakin banyak pelaku usaha mampu menciptakan peluang ekonomi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan Indonesia. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Move On dari Jean-Paul van Gastel, PSIM Diminta Tetap Fokus Lanjutkan Perjuangan
• 7 jam lalubola.com
thumb
Ulama Serukan Doa Minta Hujan dari Istiqlal hingga Kalimantan untuk Padamkan Karhutla
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Manuel Pellegrini Terancam Sanksi Usai Laga Panas Real Betis vs Barcelona
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Sama-sama Produk Terbaru Apple, iPhone Duo Rp36 Juta Justru Kalah Canggih dari iPhone 18 Pro soal Kamera
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.