Iran Desak AS untuk Terima Usulan Pembukaan Kembali Selat Hormuz

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Menlu Iran menegaskan usulan negaranya kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari masih berlaku.

Iran Desak AS untuk Terima Usulan Pembukaan Kembali Selat Hormuz. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mengatakan kepada media setempat pada Minggu (18/10/2026) bahwa usulan negaranya kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari masih berlaku.

Saat berada di Baghdad, Araqchi menyampaikan kepada para wartawan bahwa usulan tersebut “masih ada di meja perundingan” dan cara untuk membuka kembali Selat Hormuz “sudah jelas.”

Baca Juga:
Trump Berencana Pakai Bom Non-Nuklir Terbesar untuk Serang Iran

Pada pertengahan September, Iran telah mengajukan usulan baru untuk membuka kembali Selat Hormuz, yang juga telah diakui oleh pihak AS. Namun, negosiasi cenderung berjalan lambat, dengan Teheran menuding Washington sengaja mengulur-ulur waktu.

AS tetap pada pendiriannya agar Iran menghentikan program nuklirnya, sebuah poin utama ketidaksepakatan di antara kedua negara tersebut.

Baca Juga:
AS Berencana Longgarkan Sanksi Terhadap Kapal Tanker Minyak Rusia dan Iran

Sementara itu, Teheran menuntut agar AS mencabut blokade angkatan laut terhadap Iran, melonggarkan sanksi ekspor minyak, mencairkan sebagian aset Iran di luar negeri, serta mengakhiri permusuhan di semua lini.

Araqchi menyatakan bahwa Selat Hormuz dapat dibuka kembali dalam waktu enam hari setelah Washington menerima tawaran dari Teheran tersebut.

Baca Juga:
Trump Cabut Sanksi Minyak Rusia agar Putin Tak Bantu Iran Lawan AS

Adapun penutupan Selat Hormuz telah menjadi masalah serius bagi ekonomi global, mengingat jalur perairan tersebut memasok sekitar 20 persen dari konsumsi minyak dunia sebelum konflik terjadi.

Salah satu dampak dari konflik kedua negara yaitu harga minyak tetap tinggi karena penutupan Selat Hormuz yang terus berlanjut.

Meskipun arus pelayaran melalui Selat Hormuz sempat menunjukkan perbaikan pada September, Iran meningkatkan serangannya terhadap kapal-kapal pada Oktober, yang kembali menghambat arus pelayaran tersebut.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harga Pangan Nasional 19 Oktober 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.800 per Kg, Telur Ayam Rp28.400
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Lonjakan Biaya Hidup-Ekonomi Sulit: Pemicu Aksi Demo Anak Muda di Prancis-India
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina NRE Gandeng TNI AL dan Lumitech Kaji Pengembangan PLTS di Sejumlah Pangkalan Kodaeral III
• 11 jam lalupantau.com
thumb
7 Cara Mengenali Orang Pura-Pura Cerdas Dilihat dari Ucapannya
• 23 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.