HARIAN.FAJAR.CO.ID, GOWA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengembalikan tujuh pejabat pemerintah kabupaten yang sebelumnya dibebastugaskan ke jabatan semula.
Keputusan itu dilakukan setelah melalui pemeriksaan bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat Sulawesi Selatan. Sebelumnya, tujuh pejabat Pemkab Gowa dibebastugaskan oleh mantan bupati Husniah Talenrang.
Darmawangsyah saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Kantor Bupati Gowa, Senin (19/10/2026), menegaskan bahwa memulihkan kinerja birokrasi dan mempercepat pelaksanaan program pemerintahan sangat penting.
“Setelah kita melakukan pemeriksaan bersama BKPSDM dan Inspektorat Sulsel serta sesuai regulasi dan aturan yang ada, pejabat yang sebelumnya dibebastugaskan saya kembalikan ke tempat semula,” ujar Darmawangsyah.
Tujuh pejabat yang dikembalikan ke posisi semula tersebut meliputi Sekretaris Daerah (Sekda) Gowa Andy Azis Peter, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mahmud, Kepala Bappeda Sujjadan, Kepala Inspektorat Syahrul Syahir, Sekretaris DPRD (Sekwan) Idil Hafid, Kepala BKPSDM Indra Said, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Umar Madjid.
Darmawangsyah berharap seluruh pejabat tersebut segera kembali menjalankan tanggung jawabnya dan menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda agar roda pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Ia juga meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah memperkuat koordinasi lintas sektor, membangun kerja sama yang solid, dan menghindari ego sektoral yang berpotensi menghambat pelaksanaan program pemerintah daerah.
Serapan Anggaran Gowa Masih di Bawah 50 PersenSelain mengumumkan pengembalian tujuh pejabat tersebut, Darmawangsyah menyoroti realisasi penyerapan anggaran Kabupaten Gowa yang hingga saat ini masih belum mencapai 50 persen sehingga seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta segera mempercepat pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, percepatan belanja pemerintah harus menjadi perhatian setiap perangkat daerah agar program yang telah direncanakan dapat terlaksana sesuai target dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Serapan anggaran kita hari ini memang di bawah 50 persen, tapi yakin dan percaya, insyaallah bulan depan kita akan melampaui ini dengan berbagai percepatan,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan serapan anggaran harus berjalan beriringan dengan kualitas pelaksanaan program, efektivitas kerja, serta tanggung jawab aparatur dalam memberikan pelayanan publik.
Karena itu, seluruh pimpinan SKPD diminta mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di masing-masing instansi dan memastikan hambatan administratif maupun teknis segera ditangani.
Darmawangsyah Minta Penyusunan Anggaran 2027 DipercepatDalam kesempatan yang sama, Darmawangsyah meminta Sekda bersama seluruh pimpinan perangkat daerah segera menuntaskan persiapan anggaran pokok tahun 2027 agar pembahasan dan penetapannya dapat berlangsung sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia menilai penyusunan anggaran sejak dini menjadi langkah penting untuk memastikan program pembangunan tahun berikutnya dapat direncanakan secara matang dan dilaksanakan tepat waktu.
“Anggaran pokok harus segera kita siapkan. Saya minta Pak Sekda bersama seluruh pimpinan SKPD bergerak cepat agar prosesnya bisa segera diselesaikan dan ditetapkan jika bisa kita tercepat di Sulawesi Selatan, sehingga pelaksanaan program pemerintahan dapat berjalan optimal,” tegas Darmawangsyah.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Gowa dapat mempercepat tahapan penyusunan anggaran sehingga tidak terjadi keterlambatan yang berpotensi menghambat pelaksanaan program prioritas pada tahun mendatang.
Darmawangsyah juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar menjadikan momentum Hari Kesadaran Nasional sebagai pengingat untuk meningkatkan kedisiplinan, menjaga kekompakan, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, keberhasilan program pemerintah daerah tidak hanya bergantung pada perencanaan dan ketersediaan anggaran, tetapi juga pada keseriusan seluruh aparatur dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing.
“Kita harus bergerak cepat, mengejar ketertinggalan, dan memastikan seluruh program berjalan dengan baik. Saya berharap seluruh ASN bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, dan memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gowa karena kehadiran kita sebagai abdi rakyat adalah amanah,” pungkasnya. (*)





