Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto membahas pemberantasan narkotika, pertambangan ilegal, hingga kejahatan transnasional dalam pertemuan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/10).
Suyudi mengatakan, kerja sama TNI-Polri diperlukan untuk menghadapi berbagai ancaman keamanan yang semakin kompleks. Ia menegaskan, kedua institusi harus menjaga soliditas dalam menjalankan tugas, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Kita ini merupakan keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI. Karena itu, soliditas dan sinergi TNI-Polri harus terus dipelihara, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Suyudi.
Salah satu yang menjadi perhatian ialah peredaran narkotika dengan modus baru, termasuk penggunaan vape untuk mengedarkan narkotika cair. Suyudi menegaskan tidak boleh ada kompromi terhadap pihak yang terlibat dalam jaringan narkoba, termasuk mereka yang memberikan perlindungan.
“Peredaran narkotika terus berkembang dengan berbagai modus dan jalur penyelundupan. Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam pemberantasannya. Tidak boleh ada kompromi terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk pihak yang membekingi kejahatan tersebut,” tegasnya.
Selain narkotika, kedua institusi juga menyoroti pemberantasan tambang ilegal melalui pembentukan satgas terpadu TNI-Polri. Penindakan terhadap premanisme dan pemalakan yang mengganggu masyarakat serta aktivitas ekonomi turut menjadi perhatian.
Suyudi juga menekankan pentingnya penguatan keamanan siber dan sistem identitas digital untuk mengantisipasi kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Kita juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan. Penguatan keamanan siber dan sistem identitas digital menjadi bagian penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah,” lanjut Suyudi.
Sementara itu, Agus mengapresiasi kunjungan Kapolri beserta jajaran. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi berkelanjutan untuk menjaga keutuhan NKRI, terutama di tengah dinamika global dan potensi gangguan keamanan dalam negeri.
Agus juga mengharapkan TNI-Polri terus mendukung program pemerintah, termasuk penguatan ketahanan pangan dan energi nasional.





