JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan anggaran program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta telah masuk dalam penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.
Pramono mengatakan, anggaran sebesar Rp100 miliar telah dialokasikan untuk mendukung penyelenggaraan program beasiswa LPDP Jakarta.
“Dana yang Rp100 miliar itu sudah masuk dalam APBD yang ada,” kata Pramono di Jakarta Timur pada Senin, 19 Oktober 2026.
BACA JUGA:Sistem Transportasi Jakarta Masuk 15 Besar Dunia, Pramono Anung Ungkap Peringkat di Asia dan ASEAN
Terkait jumlah penerima beasiswa, Pramono menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat.
Jumlah penerima yang direncanakan berada di kisaran 50 hingga 75 orang.
Menurutnya, pada tahap awal penyelenggaraan, program tersebut akan dilaksanakan bersama LPDP pusat.
Namun, kewenangan untuk memilih dan menentukan penerima beasiswa sepenuhnya berada di tangan Pemprov DKI Jakarta.
“Mengenai jumlah antara 50 sampai 75 tentunya itu angka yang akan kami konsultasikan nanti dengan LPDP pusat, karena tetap di tahap awal penyelenggaraannya bersama-sama dengan LPDP pusat, tetapi yang memilih, menentukan sepenuhnya adalah Pemerintah DKI Jakarta,” ujar Pramono.
BACA JUGA:Cegah Tawuran Manggarai Terulang, Pemkot Jaksel Bangun Lapangan Multifungsi hingga Imbau Waspadai Medsos
Kesempatan sebelumnya, Pramono mengungkapkan jika sejumlah perguruan tinggi luar negeri siap bekerjasama pada program LPDP Jakarta.
Universitas di Amerika Serikat (AS) yang siap bekerja sama diantaranya New York University dan Columbia University.
Pramono mengatakan, kerja sama tersebut tidak hanya menyasar perguruan tinggi di Amerika Serikat, tetapi juga sejumlah kampus di Inggris, Australia, China, Jepang, Korea Selatan dan negara lainnya.
Menurutnya, program beasiswa ke luar negeri perlu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di berbagai bidang, tidak terbatas pada sains dan teknologi.
BACA JUGA:Pramono Gratiskan RS dan Puskesmas Jakarta bagi Warga Terdampak Asap Karhutla
- 1
- 2
- »





