Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurachman, ikut menanggapi insiden polisi tembak polisi di Markas Polairud, Tangerang Selatan. Berkaca dari insiden tersebut, dia menilai sistem rekrutmen anggota Polri akan menjadi salah satu aspek yang dievaluasi menyusul kasus penembakan tersebut.
Menurut Dudung, aspek ideologi dan psikologi perlu menjadi perhatian dalam sistem rekrutmen anggota kepolisian. Hal ini disampaikannya saat menanggapi pertanyaan mengenai evaluasi setelah insiden tersebut.
Advertisement
"Ya, sistem rekrutmen, dari ideologi, psikologi itu pasti akan sangat dominan. Kita lihat gejala-gejalanya seperti itu," kata Dudung kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/10/2026).
Meski demikian, Dudung mengaku masih mencari informasi lebih lanjut untuk memastikan latar belakang peristiwa tersebut. Saat ditanya apakah penembakan itu berkaitan dengan dugaan perundungan, dia mengatakan masih perlu mendapatkan informasi yang jelas.
"Saya masih cari informasi yang jelas (terkait motif)," ujarnya.




