MATARAM, iNews.id - Sebanyak 200 personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dikerahkan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lima wilayah Kalimantan. Pasukan tersebut dibagi menjadi 24 tim taktis yang akan membantu pemadaman api, memantau titik kebakaran dan mencegah munculnya titik api baru.
Lima wilayah yang menjadi sasaran penugasan yakni Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur dan Katingan. Penempatan personel disesuaikan dengan pembagian tim di masing-masing wilayah, dengan posko utama berada di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau masing-masing mendapat 48 personel yang dibagi dalam enam tim. Sementara itu, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur dan Katingan masing-masing diperkuat 32 personel atau empat tim.
Pengerahan pasukan ini merupakan bagian dari Bawah Kendali Operasi (BKO) Operasi Aman Nusa II. Dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) tersebut dilepas oleh Kapolda NTB Irjen Kalingga Rendra Raharja di Mataram pada Jumat (16/10/2026).
Baca Juga:Penampakan Hiu Paus Raksasa 9 Meter Terdampar di Pantai Matahora WakatobiKabid Humas Polda NTB Kombes Mohammad Kholid mengatakan, personel yang bertugas menjalankan misi kemanusiaan tersebut harus menjaga kesiapan fisik dan mental serta bekerja secara profesional.
“Bapak Kapolda NTB secara khusus menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga kesiapan fisik, mental, serta menjunjung tinggi profesionalisme di medan tugas. Ini adalah misi kemanusiaan yang membutuhkan dedikasi tinggi,” ujar Kombes Kholid dikutip dari Polda NTB, Senin (19/10/2026).
Selain menjalankan tugas penanganan karhutla, para personel diminta menjaga kesehatan, keselamatan, integritas, dan nama baik kesatuan selama berada di lapangan. Kapolda juga menekankan agar seluruh anggota kembali dalam kondisi lengkap setelah menyelesaikan penugasan.
“Saya berpesan kepada seluruh personel Satbrimob Polda NTB agar senantiasa menjaga integritas dan marwah kesatuan. Jaga kesehatan, terutama keselamatan diri personel di lapangan. Berangkat penugasan kemanusiaan 200 personel, kembali juga harus 200 personel lengkap,” ucapnya.
Baca Juga:Kopaska Evakuasi 3 Korban Kapal Virgo Transport 8 Terjebak Kabin di Laut MasalemboPolda NTB berharap penambahan personel ini dapat membantu mempercepat penanganan karhutla dan mengurangi ancaman kebakaran terhadap masyarakat di wilayah terdampak.
“Kehadiran 2 SSK Satbrimob Polda NTB ini diharapkan mampu mempercepat upaya pemadaman, pemantauan titik api, patroli pencegahan, serta memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi masyarakat dari ancaman karhutla,” katanya.
#ntb




