jpnn.com, JAKARTA - Mantan Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw merapat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah melepas jabatan sebagai Ketua DPW Partai NasDem Papua Barat Daya.
Petrus resmi bergabung setelah dikenakan jaket partai berlambang Gajah oleh Ketua Harian PSI Ahmad Ali pada Senin (19/10).
BACA JUGA: NasDem Dukung Prabowo Sampai 2029, Sikap Selanjutnya Menunggu Tahapan Pemilu
Petrus mengaku bergabung ke PSI karena melihat figur Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya sudah memamerkan KTA partai berkelir putih itu.
"Saya tertarik dan saya ingin sekali mengikuti perjuangan beliau," kata dia setelah penyematan jaket di kantor DPP PSI, Jakarta, Senin (19/10).
BACA JUGA: Petrus Kasihiw Siap Tambah Program Padat Karya Rp 2 Miliar di Bintuni
Petrus mengungkapkan peran Ahmad Ali menjadi penting dalam proses kepindahan dari NasDem ke PSI.
Menurutnya, Ahmad Ali menjadi perantara yang mempertemukan eks Kepala Bappeda Kabupaten Tambrauw dengan pimpinan PSI sampai memutuskan bergabung.
BACA JUGA: PSI Harus Hati-Hati, Jangan Terlena dengan Keluarga Jokowi
"Akhirnya saya menyatakan sikap saya ikut Abang,” kata Petrus.
Sementara itu, Ahmad Ali menyambut positif bergabungnya Petrus ke PSI, karena menjadi sosok yang punya kapasitas dalam politik.
“Saya cukup mengenal beliau karena saya lama bersama-sama beliau sebagai pimpinan beliau di partai tetangga dulu dan tentunya saya tahu bagaimana kemampuan kerja dia, kinerja dia," ujarnya.
Nantinya, Petrus bakal menjabat Ketua DPW PSI Papua Barat setelah melepas jabatan dari NasDem per Senin ini.
Ahmad Ali berharap pengalaman Petrus sebagai mantan bupati dua periode sekaligus mantan calon gubernur Papua Barat Daya dapat memperkuat posisi PSI di wilayah tersebut.
“Beliau ini punya pengalaman tanding yang cukup bagus. Kemarin maju sebagai calon gubernur dia belum menang, tetapi artinya belum menang, dia runner-up dan artinya selalu ada basis, ada pengalaman, ada pengetahuan,” kata dia.
Ahmad Ali menargetkan PSI dapat berkembang menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan di Papua Barat, termasuk menduduki posisi pimpinan DPRD setelah Petrus bergabung.
“Tentunya harapan kami setidak-tidaknya PSI di Papua Barat akan menjadi salah satu pimpinan partai, pimpinan (DPRD) yang ada di sana," ujar dia. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran, NasDem Tempung Aspirasi Kader di Daerah
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan




