Cak Imin soal Bullying Anak Down Syndrome di Surabaya: Pentingnya Peran Ortu

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menekankan pentingnya peran orang tua dan sekolah dalam mencegah perundungan atau bullying terhadap anak.

Menurutnya, upaya pencegahan tak bisa hanya mengandalkan sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga.

Pernyataan itu disampaikan Cak Imin menyusul kasus dugaan perundungan terhadap Z (10), anak penyandang down syndrome di Rungkut, Surabaya. Z diduga mengalami perundungan oleh dua anak di lingkungan tempat tinggalnya hingga tewas. Saat ditemukan, ada tali sepatu yang terikat di lehernya dan ada sabun colek di mulutnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Cak Imin menilai pencegahan bullying perlu menjadi bagian dari sistem pendidikan.

Kepala sekolah dan tenaga pendidik, kata dia, perlu membangun komunikasi secara berkelanjutan dengan orang tua murid untuk mencegah anak menjadi korban maupun pelaku perundungan.

“Jadi harus ada orientasi baru para kepala sekolah, para pendidik atau guru yang terus-menerus berkoordinasi dengan orang tua murid untuk bukan saja melindungi ancaman bullying, tetapi juga menyiapkan langkah-langkah preventif bersama para orang tua agar anak-anaknya tidak menjadi korban maupun pelaku bullying,” kata Cak Imin saat ditemui wartawan usai rapat koordinasi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta Pusat, Senin (19/10).

Menurut Cak Imin, perundungan bukan persoalan yang bisa dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Orang tua juga memiliki peran dalam membentuk perilaku anak sekaligus memastikan mereka mendapat perlindungan ketika mengalami perundungan.

“Pelaku bullying dan korban bullying itu hasil dua pihak. Orang tua dan pendidik atau guru di sekolah,” tuturnya.

Dia pun menambahkan, upaya pencegahan juga perlu menyasar anak yang melakukan perundungan.

Sebab, penanganan tidak cukup hanya dengan melindungi korban, tetapi juga perlu melibatkan keluarga anak yang diduga menjadi pelaku.

“Jadi bullying yang terjadi di sekolah tidak bisa hanya sekolah, tetapi harus orang tua. Karena kita juga harus mengatasi pelaku bullying yang juga punya orang tua. Nah, itu satu kesatuan sistem,” kata Cak Imin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil: Stok BBM Bali Tipis Imbas Kapal Pengangkut Terlambat, Cadangan Ditambah
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kapolri Suyudi Usut 98 Kasus Karhutla, Segera Tetapkan Tersangka
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Indonesia Tegaskan Komitmen dan Kontribusi Konkret dalam Sistem Multilateral PBB
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ju Ji Hoon dan Choo Young Woo Dipastikan Lanjut The Trauma Code Season 2 dan 3, Netflix Bocorkan Pengganti Ha Young
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Trump Dukung Netanyahu dalam Pemilu Israel 27 Oktober
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.