PB PSOI Gelar Kejurnas dan Liga Surfing Indonesia untuk Ukur Kekuatan Atlet Menuju PON dan Seleksi Tim Nasional

pantau.com
11 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PB PSOI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Selancar Ombak dan Liga Surfing Indonesia sebagai sarana mengukur kemampuan atlet, mengevaluasi pembinaan daerah, serta mempersiapkan peselancar menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON).

Sekretaris Jenderal PB PSOI Tipi Jabrik mengatakan kedua kompetisi tersebut memiliki peran penting dalam memetakan kekuatan atlet selancar ombak dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menurutnya, hasil pertandingan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengurus provinsi (pengprov) PSOI untuk mengetahui posisi atlet masing-masing dalam persaingan nasional.

“Intinya, kejurnas ini arahnya ke PON. Hasilnya memberikan gambaran kepada provinsi masing-masing mengenai posisi atlet mereka di Indonesia,” kata Tipi melalui sambungan telepon di Jakarta, Senin (19/10/2026).

PB PSOI berharap hasil kompetisi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus memperkuat persiapan atlet menuju ajang olahraga nasional.

Kejurnas Selancar Ombak Jadi Tolok Ukur Pembinaan Atlet Daerah

Tipi menjelaskan Kejurnas Selancar Ombak mempertemukan atlet yang mewakili pengurus provinsi PSOI dari berbagai daerah.

Kejuaraan tersebut menjadi sarana untuk membandingkan kemampuan atlet antardaerah melalui persaingan langsung di tingkat nasional.

Menurutnya, hasil kejurnas dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan prestasi atlet sekaligus menunjukkan aspek pembinaan yang masih perlu ditingkatkan.

Informasi tersebut juga dapat digunakan pengurus provinsi sebagai dasar untuk mengajukan dukungan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di daerah masing-masing.

Dukungan yang diharapkan mencakup peningkatan program pembinaan, pengiriman atlet ke berbagai kejuaraan, serta penyelenggaraan kompetisi selancar ombak di daerah.

Tipi menilai keberadaan kompetisi nasional penting karena pengurus provinsi membutuhkan hasil pertandingan sebagai bukti perkembangan prestasi atlet.

Sebanyak 72 Atlet Ikuti Kejurnas dalam Empat Nomor Pertandingan

Kejurnas Selancar Ombak diikuti sekitar 72 atlet yang bertanding dalam empat nomor utama.

Nomor pertandingan tersebut meliputi:

  • Papan pendek putra (shortboard), untuk atlet kategori putra.
  • Papan pendek putri (shortboard), untuk atlet kategori putri.
  • Papan panjang putra (longboard), untuk atlet kategori putra.
  • Papan panjang putri (longboard), untuk atlet kategori putri.

Selain empat nomor tersebut, atlet terbaik dari kategori papan pendek memperoleh kesempatan mengikuti divisi aerial.

Sejumlah peselancar nasional turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, termasuk Bronson Meydi dan I Made Pajar Ariyana.

Kehadiran atlet nasional memberikan kesempatan bagi peserta dari berbagai daerah untuk mengukur kemampuan mereka dalam persaingan dengan peselancar berpengalaman.

Hasil pertandingan diharapkan dapat menjadi salah satu bahan evaluasi bagi pengurus provinsi dalam menyusun program pembinaan menuju PON.

Liga Surfing Indonesia Jadi Ajang Final Kompetisi Antarklub

Selain kejurnas, PB PSOI menyelenggarakan Liga Surfing Indonesia sebagai babak final dari rangkaian kompetisi antarklub selancar ombak yang berlangsung setiap tahun.

Tipi menjelaskan bahwa setiap klub terlebih dahulu menyelenggarakan seri pertandingan untuk menentukan atlet yang berhak tampil pada babak final.

Pada tahun ini, sejumlah klub mengadakan tiga seri kompetisi sebelum menentukan wakil terbaik mereka.

Empat atlet terbaik dari setiap divisi di masing-masing klub memperoleh kesempatan mengikuti babak final Liga Surfing Indonesia.

PB PSOI juga membuka kesempatan bagi peselancar yang mengikuti kompetisi World Surf League (WSL) serta atlet yang dikirimkan pengurus provinsi.

Melalui mekanisme tersebut, Liga Surfing Indonesia mempertemukan atlet dari jalur pembinaan klub, pengurus provinsi, dan kompetisi internasional yang memenuhi ketentuan keikutsertaan.

Hampir 100 Atlet Bersaing dalam Delapan Divisi Liga Surfing Indonesia

Liga Surfing Indonesia tahun ini diperkirakan diikuti hampir 100 atlet dari berbagai kategori usia dan nomor pertandingan.

Kompetisi tersebut mempertandingkan delapan divisi, yakni:

  • Under 10, untuk kelompok usia di bawah 10 tahun.
  • Junior putra, untuk peselancar junior kategori putra.
  • Junior putri, untuk peselancar junior kategori putri.
  • Master, untuk kategori master.
  • Open putra, untuk kategori terbuka putra.
  • Open putri, untuk kategori terbuka putri.
  • Longboard putra, untuk nomor papan panjang putra.
  • Longboard putri, untuk nomor papan panjang putri.

Tipi mengatakan hasil liga dapat digunakan untuk melihat posisi atlet dalam peringkat nasional.

“Juara-juara dari Liga Surfing Indonesia ini akan menjadi salah satu atlet dengan ranking tertinggi juga di ranking Indonesia. Jadi, ini juga menjadi salah satu cara untuk melihat peringkat atlet,” ujarnya.

Menurutnya, hasil pertandingan tersebut dapat membantu PB PSOI memantau perkembangan atlet dari berbagai kelompok usia dan kategori.

Prestasi Internasional Tetap Jadi Pertimbangan Utama Seleksi Timnas

Tipi menegaskan bahwa peringkat Liga Surfing Indonesia bukan satu-satunya dasar dalam menentukan atlet yang akan memperkuat tim nasional.

Prestasi atlet pada kompetisi internasional tetap menjadi pertimbangan penting, terutama bagi peselancar yang berlaga pada level tertinggi World Surf League.

Ia mencontohkan Rio Waida yang mengikuti World Championship Tour (WCT) sebagai peselancar dengan peringkat tertinggi di tingkat nasional.

Namun, Rio tidak dapat mengikuti Liga Surfing Indonesia karena adanya ketentuan kompetisi bagi atlet yang berlaga di WCT.

Dengan demikian, PB PSOI tetap mempertimbangkan pencapaian internasional dalam menilai kualitas dan posisi atlet nasional.

Penyelenggaraan Kejurnas dan Liga Surfing Indonesia diharapkan dapat memberikan gambaran lebih lengkap mengenai kekuatan peselancar Indonesia sekaligus menjadi acuan pembinaan menuju PON dan persiapan tim nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rusia Mulai Kirim Minyak ke Pasar Global usai Capai Kesepakatan dengan Trump
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
[FULL] Khozinudin CS Minta Jokowi Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Suket Ijazah Gibran
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Bidik Investasi Pusat Data, Bahlil Dorong Energi Bersih dan Kemitraan Pengusaha
• 43 menit lalukatadata.co.id
thumb
Kemenkeu Pastikan Defisit APBN 2026 Dijaga 2,85%
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.