Diduga Beraksi Seorang Diri, Polisi Tembak Polisi Dipicu Sakit Hati karena Dibully

disway.id
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Kasus polisi tembak polisi di Markas Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, diduga dipicu sakit hati akibat perundungan atau bullying.

Kuasa hukum korban, Petrus Bala Pattyona, mengungkapkan bahwa berdasarkan penjelasan penyidik, Bharada AR diduga melakukan aksi tersebut seorang diri tanpa melibatkan pihak lain. 

Bharada AR diduga nekat menghabisi Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai, karena dipicu sering mengalami perundungan atau bullying yang dialami oleh pelaku.

BACA JUGA:Sosok Bharada AR yang Tembak Polisi Bharatu Valdo hingga Tewas, Motif Dipicu Dendam

Akibatnya, pelaku emosi dan akhirnya melancarkan aksinya menggunakan senjata api laras panjang hingga senjata tajam.

Hal itu berdasarkan penjelasan dari penyidik. Selain itu penyidik menyebut aksi pembunuhan ini murni dilakukan oleh pelaku secara mandiri tanpa melibatkan pihak lain.

"Menurut penyidik tadi menjelaskan, teman-teman seangkatan korban sering membully tersangka. Jadi bukan bukan almarhum yang membully, tapi teman-temannya," kata Petrus, di Polda Metro Jaya, Senin, 19 Oktober 2026.

BACA JUGA:Dudung Minta Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Dievaluasi Menyeluruh

Hal ini menampik, dugaan awal yang menyebut jika pelaku beraksi dengan dibantu orang lain.

"Tadi penyidik sudah menjelaskan kepada kami bahwa sampai saat ini pelakunya tunggal," jelasnya.

Sebelumnya, seorang anggota Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri, meninggal dunia dalam dugaan pembunuhan di Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat (16/10/2026) lalu.

Pelaku yang merupakan junior korban berpangkat Bharada diduga menembak tubuh korban berulang kali, kemudian melukai kepala, dan menggorok lehernya menggunakan senjata tajam.

BACA JUGA:Terungkap! Motif dan Kronologi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Pengacara Soroti Tiga Senjata!

Berdasarkan laporan awal Kasipropam Korpolairud Baharkam Polri kepada Kepala Korpolairud Baharkam Polri, terduga pelaku, Bharada Andika Rahmadani, mengaku menembakkan senjata api sebanyak empat kali ke arah tubuh korban Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai.

Peristiwa ini terjadi di ruang pemadam kebakaran Ditpoludara, Pondok Cabe. Korban diketahui bertugas sebagai tenaga administrasi pada bagian Pamperslog Ditpoludara.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Truk Sound Horeg Tabrak Pemotor hingga Tewas di Malang
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Singapura Bertekad Lawan Perusahaan Penyebab Karhutla, Puji Ketegasan Prabowo
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Asus ROG Xbox Ally X20 Resmi di Indonesia: Harga Rp 47 Juta, Bundle Kacamata AR
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Tugas Danantara Ciptakan Ketahanan Pangan Untuk 290 Juta Jiwa Rakyat Indonesia
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Bicara Apa Adanya, Minola Sebayang Blak-blakan soal Rekaman Video Call Ruben Onsu yang Dituding Tak Senonoh
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.