Sudaryono Geram Melihat Tingkah Korwil SPPG Purwakarta karena Cambuk Anggotanya: Parah Sekali

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono geram melihat tingkah oknum koordinator wilayah (korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purwakarta, Jawa Barat. Pasalnya, ia mencambuk anggotanya yang merupakan Kepala SPPG di Bogor, Jawa Barat.

Buntut insiden ini, Kepala BGN memastikan oknum tersebut langsung didepak dari jabatannya dan membuka pintu lebar apabila kasus ini berlanjut ke ranah pidana.

Baca Juga :
Viral Pria Dicambuk di KPPG Bogor, BGN Siapkan Langkah Disiplin
BGN Sebut MBG Prasmanan Bisa Kurangi Limbah Makanan: Tingkat Konsumsi Siswa Lebih Tinggi

Selain itu, ia menyatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan mendalam secara internal untuk memproses pelanggaran etik yang dilakukan oknum korwil tersebut.

"Lagi diperiksa, lagi diperiksa, lagi diperiksa," ucap Sudaryono usai menghadiri rapat koordinasi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).

Bahka Sudaryono memastikan oknum bersangkutan tidak akan dipertahankan lagi di lingkungan SPPG BGN. 

Menurutnya, tindakan penganiayaan fisik dalam bentuk pencambukan merupakan perbuatan fatal yang tidak memiliki alasan pembenar apa pun.

"Pasti, dipastikan. Dan ini saya kira agak ya bukan agak ya, parah sekali ya. Memang mohon maaf kalau kita lihat gini, apa pun alasannya kan tidak bisa dibenarkan ya tindakan kekerasan ya," beber Sudaryono.

Terkait desakan agar persoalan ini diproses melalui jalur hukum kepolisian, Sudaryono menegaskan institusinya tidak akan menghalangi atau melindungi pelaku.

Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada delik laporan korban dan rekomendasi pemeriksaan etik.

"Ya nggak ada masalah. Kita intinya kita lihat apa apa, intinya kita hasil pemeriksaannya seperti apa ya, terus kemudian seperti apa deliknya. Saya intinya saya tidak ada intervensi, kita periksa seadil mungkin, kita periksa sebaik mungkin. Apa pun rekomendasinya, saya tidak ada masalah. Jadi kalau misalnya ada yang merasa dirugikan, kemudian ada yang melaporkan dengan delik tertentu, kita persilakan," pungkasnya.

Di samping itu, untuk mencegah insiden serupa terulang di kemudian hari, BGN kini memperkuat saluran pengaduan dan mekanisme pengawasan operasional di daerah. 

Sudaryono menyebut BGN telah membuka kotak pos (PO Box) khusus bagi masyarakat, mitra, maupun pengelola yang ingin melapor secara anonim tanpa khawatir identitasnya terbongkar.

Baca Juga :
Gelar Program Poe Ibu, KDM Gerakkan ASN Jabar untuk Hadirkan Hunian Layak bagi Warga Ciamis
BGN ungkap Mekanisme Penghentian Distribusi MBG saat PJJ
Sekolah yang Ingin Terapkan Sistem Prasmanan MBG Wajib Daftar dan Ikut Pelatihan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada PSG vs Barca dan Arsenal vs Bayern, Ini Jadwal Matchday 3 Liga Champions Pekan Ini
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Singapura Ancam Sikat Perusahaan RI Pemicu Kabut Asap, Aturan Hukum Siap Diubah
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
MUI Minta Pelaku Karhutla Ditindak Tegas dan Ajak Umat Islam Shalat Istisqa Minta Turun Hujan
• 16 jam laluokezone.com
thumb
196 Hektar TN Babul Hangus Terbakar, Satwa Hingga Situs Warisan Dunia Terancam
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Terpikat Figur Jokowi, Eks Ketua NasDem Papua Barat Daya Berlabuh ke PSI
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.