HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kanwil Ditjenpas Slsel terus memperluas jejaring kerja sama strategis dalam, mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan.
Komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kakanwil Ditjenpas Sulsel Hernowo Sugiastanto, dengan Rektor Unibos Batara Surya, Senin, 19Oktober 2026.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi pemasyarakatan dan dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kualitas pelayanan, serta optimalisasi program pembinaan warga binaan.
Hernowo menyampaikan, kolaborasi dengan perguruan tinggi punya peran penting dalam mendorong inovasi dan peningkatan kualitas penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Menurutnya, dukungan akademisi dapat menjadi salah satu kekuatan dalam menghadirkan program pembinaan yang lebih terarah, adaptif, dan memberikan manfaat nyata.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan melalui dukungan dunia akademik. Kami berharap kolaborasi dengan Universitas Bosowa dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kompetensi petugas, peningkatan pelayanan, serta pembinaan warga binaan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, langkah ini bukan sekadar bentuk kerja sama administratif. Tetapi harus menjadi awal dari implementasi program yang terukur dan memberikan dampak positif bagi kedua institusi.
“Kami ingin kerja sama ini diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat. Sinergi antara pemasyarakatan dan perguruan tinggi diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta memperkuat semangat Pemasyarakatan Berdampak,” lanjutnya.
Sementara Rektor Unibos, Batara Surya, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, ini adalah wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengembangan sumber daya manusia.
“Unibos menyambut baik kerja sama ini, sebagai kesempatan untuk menghadirkan kontribusi nyata dunia pendidikan bagi penyelenggaraan pemasyarakatan. Kami berharap, sinergi ini dapat membuka ruang kolaborasi melalui pengembangan keilmuan, peningkatan kompetensi, serta berbagai program yang bermanfaat bagi petugas maupun warga binaan,” ungkapnya.
Dia juga berharap kerja sama tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan sumber daya akademik dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Melalui penandatanganan PKS ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk menindaklanjuti kesepakatan melalui penyusunan dan pelaksanaan program kerja sesuai ruang lingkup yang telah ditetapkan, disertai koordinasi dan evaluasi secara berkelanjutan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun pemasyarakatan yang semakin profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan serta pembinaan warga binaan, sejalan dengan semangat ‘Pemasyarakatan Berdampak’. (wid)





