Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau pengguna jalan untuk menggunakan rute alternatif menyusul kegiatan penyampaian aspirasi di enam titik Jakarta pada Selasa (20/10).
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Enam titik yang menjadi lokasi kegiatan meliputi kawasan Monas, Tugu Tani, DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.
“Diimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat dengan menggunakan rute alternatif,” imbau Kadishub DKI Jakarta Budi Awaluddin dalam keterangannya.
Rute Alternatif Kawasan Monas dan Tugu Tani
Bagi pengendara dari arah Harmoni menuju kawasan Monas atau Stasiun Gambir, rute alternatif yang dapat dilalui yakni Jalan Ir H Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Pejambon, hingga Jalan Medan Merdeka Timur.
Sementara itu, kendaraan dari Harmoni menuju Kemayoran atau Pulo Gadung dapat melewati Jalan Ir H Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr Sutomo, Jalan Gunung Sahari, hingga Jalan Angkasa.
Pengendara dari Tanah Abang menuju Harmoni dapat melalui Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, dan Jalan Majapahit.
Adapun kendaraan dari Tanah Abang menuju Kemayoran atau Pulo Gadung dapat melewati Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, Jalan Ir H Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr Sutomo, Jalan Gunung Sahari, hingga Jalan Angkasa.
Untuk kendaraan dari Senen menuju Harmoni, rute alternatif yang disarankan meliputi Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, dan Jalan Veteran.
Sedangkan kendaraan dari Senen menuju Tanah Abang dapat melalui Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, Jalan Veteran, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, hingga Jalan Cideng Timur.
Rute Alternatif Kawasan DPR/MPR dan Bundaran SenayanPengendara dari Cawang menuju Slipi atau Tomang dapat melintasi Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Patal Senayan I, Jalan Permata Hijau, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan S Parman.
Sementara itu, kendaraan dari Blok M menuju Slipi atau Tomang dapat menggunakan Jalan Kyai Maja, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Sultan Iskandar Muda, putar balik di depan Gandaria City, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan S Parman.
Adapun kendaraan dari Blok M menuju Harmoni dapat melalui Jalan Trunojoyo, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Kapten Tendean, Jalan Terusan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto, Simpang Susun Semanggi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Balikpapan, hingga Jalan Suryopranoto.
Rute Alternatif Kawasan UKI CawangUntuk menghindari kepadatan di kawasan UKI Cawang, kendaraan dari Kramat Jati menuju Tanjung Priok dapat melalui Jalan Raya Bogor, Jalan Dewi Sartika, Jalan MT Haryono, hingga Jalan DI Panjaitan.
Kendaraan dari Kramat Jati menuju Pancoran juga dapat melintasi Jalan Raya Bogor, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan MT Haryono.
Sementara itu, kendaraan dari Tanjung Priok menuju Kramat Jati dapat menggunakan Jalan DI Panjaitan dan Jalan Mayjen Sutoyo sisi timur.
Bagi pengendara dari pintu keluar Tol Jagorawi di Jalan Mayjen Sutoyo menuju Pancoran, rute alternatif yang disarankan yakni Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan Dewi Sartika, hingga Jalan MT Haryono.
Adapun kendaraan dari Kramat Jati menuju Halim dapat melalui Jalan Raya Bogor, Jalan Cililitan Besar, hingga Jalan Komodor Halim Perdanakusuma.
Rute Alternatif Kawasan RawamangunPengendara dari Jalan Pramuka menuju Rawamangun dapat menggunakan Jalan Pramuka, Jalan Pramuka Sari I, Jalan Rawasari Selatan, Jalan H Ten Raya, Jalan Bangunan Barat, Jalan Kayu Jati Raya, hingga Jalan Pemuda.
Sebaliknya, kendaraan dari Rawamangun menuju Jalan Pramuka dapat melalui Jalan Velodrome, Jalan Bangunan Timur, Jalan Bangunan Barat, Jalan H Ten Raya, Jalan Rawasari Selatan, Jalan Pramuka Sari I, hingga Jalan Pramuka. Pengendara kemudian dapat berputar di Simpang Pramuka I untuk melanjutkan perjalanan.
Transportasi Umum Beroperasi NormalSelain itu, Dishub DKI Jakarta mengumumkan pelayanan operasional transportasi umum, meliputi Transjakarta, MRT, dan LRT, tetap berjalan normal.
“Apabila terdapat pengalihan arus lalu lintas, layanan Transjakarta menyesuaikan pengaturan lalu lintas pada saat kegiatan penyampaian pendapat,” ujar Budi.
Sementara untuk pengguna jalan dan penumpang kereta api jarak jauh yang akan naik atau turun di Stasiun Gambir, diimbau menyesuaikan waktu dan rute perjalanan.
“Hindari ruas jalan yang sedang dilakukan pengaturan apabila tidak berkepentingan, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan,” bunyi keterangan Budi.
Untuk mendukung pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung, Dishub DKI Jakarta menurunkan 1.000 personel dengan koordinasi masing-masing suku dinas (sudin) wilayah dengan polres setempat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan sebanyak 9.505 personel gabungan disiagakan.
"Gabungan TNI dan Polri dalam pelaksanaan pengamanan diterjunkan 9.505, ini terdiri dari 7.660 personel Polri, 1.540 personel TNI, Pemprov DKI 135 personel, dan Pamdal 170 personel," kata Budi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).





