Dalam data perdagangan valuta asing Selasa, 20 Oktober 2026, mata uang rupiah tercatat berada di posisi Rp18.006,9 per dolar AS, melemah 1,3 poin atau 0,01 persen.
Kenaikan dolar AS terhadap rupiah terjadi di tengah pelemahan tipis Indeks Dolar AS (DXY). Indeks yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia itu turun 0,076 poin ke level 101,710.
Baca Juga :
Terpapar Kenaikan Indeks Dollar AS, Rupiah Melemah ke Rp18.027/USDSementara itu, won Korea Selatan mencatatkan kinerja positif dengan menguat 0,21 persen ke level Rp13,5723. Mata uang Negeri Ginseng tersebut juga mencatatkan level tertinggi dalam 52 minggu terakhir.
Di sisi lain, mata uang euro bergerak stagnan terhadap rupiah di posisi Rp20.215,0. Mata uang tunggal Eropa itu tidak mencatatkan perubahan persentase pada perdagangan pagi ini.
Sejumlah mata uang Asia lainnya justru mengalami pelemahan terhadap rupiah. Mata uang Yuan China terkoreksi 0,18 persen ke level Rp2.696,11, sedangkan yen Jepang turun dengan persentase yang sama menjadi Rp113,62.
Pelemahan juga terjadi pada ringgit Malaysia yang turun 0,19 persen ke posisi Rp4.411,61. Adapun dolar Singapura melemah 0,20 persen ke level Rp14.077,75.
Di pasar komoditas, harga emas dunia yang tercermin pada pasangan XAU/USD turun 0,18 persen ke level USD4.133,20 per troy ons.
Pergerakan tersebut memperlihatkan variasi kinerja mata uang global terhadap rupiah. Dolar AS masih mencatatkan penguatan tipis hingga menembus level Rp18.000, sementara won Korea menguat lebih tinggi.
Sebaliknya, sejumlah mata uang Asia, termasuk yuan China, yen Jepang, ringgit Malaysia, dan dolar Singapura, bergerak melemah terhadap rupiah.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin Rupiah Belum Menguat, Dolar AS Tembus Rp18.000 Klik untuk baca: https://www.medcom.id/ekonomi/keuangan/9K5yLE3K-rupiah-belum-menguat-dolar-as-tembus-rp18-000
(SAW)





