Kunjungan Wisman Meningkat hingga Agustus 2026, Devisa Pariwisata Tumbuh 2,8 Persen

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Selain jumlah kunjungan, rata-rata pengeluaran wisman juga meningkat. Pada kuartal I 2026, pengeluaran wisman mencapai USD1.313 per kedatangan.

Kunjungan Wisman Meningkat hingga Agustus 2026, Devisa Pariwisata Tumbuh 2,8 Persen. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Kementerian Pariwisata mencatat devisa pariwisata mencapai USD8,43 miliar atau sekitar Rp140,95 triliun pada semester I-2026, tumbuh 2,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sepanjang tahun lalu, devisa pariwisata tercatat sebesar USD18,27 miliar atau sekitar Rp305,47 triliun, meningkat 9,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga:
InJourney Ajak Agen Perjalanan dan Operator Tur Perluas Jangkauan Layanan Pariwisata RI

Kinerja tersebut sejalan dengan kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Indonesia menerima 15,39 juta kunjungan wisman sepanjang 2025, tumbuh 10,80 persen dibandingkan 2024.

Tren kenaikan berlanjut hingga Agustus 2026. Jumlah kunjungan wisman mencapai 10,58 juta, naik 5,38 persen dibandingkan periode tahun lalu.

Baca Juga:
InJourney Perluas Jaringan Bisnis Pariwisata Lewat JWITF 2026

Selain jumlah kunjungan, rata-rata pengeluaran wisman juga meningkat. Pada kuartal I 2026, pengeluaran wisman mencapai USD1.313 per kedatangan, naik 6,36 persen.

Pengeluaran tersebut mencakup akomodasi, makanan dan minuman, cendera mata, hiburan, hingga paket tur lokal. 

Baca Juga:
Pengembangan Panas Bumi dan Pariwisata Bandungan Bisa Berjalan Berdampingan, Ini Syaratnya

Aktivitas belanja wisatawan turut membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha dalam negeri, terutama karena lebih dari 95 persen usaha pariwisata di Indonesia merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengatakan, pembangunan pariwisata tidak hanya berfokus pada jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dampaknya terhadap perekonomian masyarakat dan pemerataan di berbagai daerah.

“Dua tahun terakhir, pariwisata Indonesia terus bertumbuh. Tahun 2025 menjadi salah satu tahun penting bagi pertumbuhan pariwisata Indonesia dan momentum itu berlanjut hingga 2026,” ujar Widiyanti.


(Kidung Dhia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Survei Poltracking: Elektabilitas Gerindra 22,9%, PDIP-Golkar Menyusul
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Sentimen MSCI Berlanjut, IHSG Ditutup Melemah ke Level 4.996
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Arab Saudi Dalam Bahaya? Mesir Tiba-Tiba Siap Turun Tangan, Ada Apa Sebenarnya?
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
BI Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Ekonomi Global
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Karhutla di Mana-Mana, Dampak ke Mana-Mana
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.