Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berharap aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di enam titik wilayah Jakarta pada Selasa (20/10/2026) dapat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.
Aksi demonstrasi tersebut digelar bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta menginginkan seluruh kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung secara kondusif.
“Hari ini adalah dua tahun pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Wapres Gibran. Tentunya, saya sebagai Gubernur Jakarta bersama Pak Wagub berharap, berkeinginan bahwa aksi ataupun demonstrasi yang diadakan berlangsung dengan tertib, aman, dan nyaman,” kata Pramono saat ditemui di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).
Selain menekankan pentingnya menjaga ketertiban, Pramono berharap pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat mendengarkan aspirasi yang disampaikan para peserta demonstrasi.
Pramono Berharap Aspirasi Demonstran Ditindaklanjuti PemerintahPramono menegaskan bahwa penyampaian aspirasi melalui aksi unjuk rasa diharapkan dapat berlangsung dengan baik tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban di Ibu Kota.
Menurutnya, tuntutan yang disampaikan peserta aksi perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Sehingga, dengan demikian saya berharap betul bahwa demonstrasi yang berlangsung hari ini mudah-mudahan berlangsung dengan aman, nyaman, tertib, dan apa yang menjadi aspirasi bisa diantisipasi ataupun dijalankan oleh pemerintah yang ada,” ujar Pramono.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang rangkaian aksi demonstrasi mahasiswa yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah kawasan strategis Jakarta.
Aksi unjuk rasa pada 20 Oktober 2026 menjadi bagian dari kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dalam momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Demonstrasi Digelar di Enam Titik Jakarta Mulai Pukul 10.00 WIBDinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat terdapat enam kawasan yang menjadi lokasi kegiatan unjuk rasa pada Selasa (20/10/2026).
Keenam titik tersebut meliputi kawasan Monumen Nasional (Monas), Tugu Tani, kompleks DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.
Kegiatan demonstrasi dijadwalkan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan potensi peningkatan aktivitas massa di sekitar lokasi aksi.
Untuk mengantisipasi gangguan kelancaran lalu lintas, Dishub DKI Jakarta mengerahkan puluhan petugas ke sejumlah titik kegiatan.
Langkah tersebut dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap terjaga selama berlangsungnya aksi penyampaian aspirasi.
Dishub DKI Kerahkan 60 Petugas untuk Mengatur Lalu LintasKepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyampaikan sebanyak 60 personel dikerahkan untuk membantu pengaturan lalu lintas selama demonstrasi berlangsung.
Pengerahan petugas tersebut merupakan langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan kendaraan dan gangguan arus lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa.
Petugas Dishub disiagakan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, terutama pada kawasan yang menjadi pusat kegiatan demonstrasi.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, Dishub DKI Jakarta juga memastikan pelayanan transportasi umum tetap berjalan selama kegiatan berlangsung.
Transjakarta, MRT, dan LRT Tetap Beroperasi Selama DemonstrasiBudi memastikan layanan angkutan umum di Jakarta, termasuk Transjakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), dan Lintas Raya Terpadu (LRT), tetap beroperasi secara normal selama aksi unjuk rasa.
Meski demikian, penyesuaian operasional Transjakarta dapat dilakukan apabila terjadi pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi.
Perubahan layanan tersebut bergantung pada kondisi lalu lintas dan pengaturan yang diterapkan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, layanan MRT dan LRT tetap dijadwalkan beroperasi normal untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap koordinasi pengaturan lalu lintas dan pelayanan transportasi umum dapat mendukung kelancaran aktivitas warga di tengah berlangsungnya demonstrasi.
Pramono juga kembali menekankan harapannya agar aksi penyampaian aspirasi mahasiswa berlangsung aman dan tertib serta mendapat perhatian dari pemerintah.




