IHSG Ditutup Meroket 5,65 Persen ke 5.278,89, Nilai Transaksi Tembus Rp25 Triliun

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa, 20 Oktober 2026, dengan penguatan signifikan. IHSG melonjak 282,28 poin atau 5,65 persen ke level 5.278,89, sekaligus mencapai posisi tertinggi sepanjang perdagangan hari ini.

Penguatan tersebut terjadi setelah indeks sempat dibuka melemah ke level 4.980,16. Namun, tekanan beli yang meningkat sepanjang perdagangan mendorong IHSG berbalik arah dan melesat hingga menembus level 5.200 pada sesi kedua.

Baca Juga :
IHSG Rebound 4,16 Persen, Saham Bank Jadi Motor Penguatan di Tengah Aksi Jual Asing
Sufmi Dasco Ahmad Sambut IHSG Bangkit 2,92 Persen, Saham Bank Besar Kompak Menguat

Aktivitas transaksi di pasar saham juga terpantau ramai. Total volume perdagangan mencapai 546,64 juta lot, dengan nilai transaksi sekitar Rp25,1 triliun atau tepatnya Rp25.104,42 miliar. Pergerakan ini terjadi di tengah perhatian investor terhadap langkah pembenahan pasar modal Indonesia setelah muncul evaluasi dari pengelola indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

IHSG Menguat Bertahap hingga Penutupan

Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 4.980,16, sedikit lebih rendah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya. Meski demikian, indeks segera bergerak naik dan sempat mengalami lonjakan tajam pada awal sesi.

Setelah kenaikan awal tersebut, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 5.100 hingga 5.200 pada sesi pertama. Pergerakan indeks menunjukkan bahwa aktivitas beli dan jual masih berlangsung di tengah perhatian pasar terhadap berbagai perkembangan kebijakan di sektor keuangan.

Memasuki sesi kedua, tekanan beli semakin kuat. IHSG naik secara bertahap, berhasil menembus level 5.200, lalu melanjutkan penguatan hingga menjelang penutupan perdagangan.

Pada akhirnya, IHSG ditutup di level 5.278,89 atau berada pada titik tertinggi yang dicapai sepanjang perdagangan hari ini. Kenaikan 5,65 persen tersebut mencerminkan pemulihan indeks setelah mengalami tekanan dalam beberapa sesi perdagangan sebelumnya.

Nilai transaksi yang mencapai sekitar Rp25,1 triliun turut menunjukkan tingginya aktivitas perdagangan saham pada hari ini.

Investor Cermati Langkah BEI dan Respons MSCI

Di balik penguatan IHSG, pelaku pasar masih mencermati langkah Bursa Efek Indonesia (BEI), pemerintah, dan Danantara dalam merespons pengumuman MSCI. Selain itu, aksi pembelian kembali saham atau buyback oleh sejumlah emiten konglomerat serta arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penegakan aturan pasar modal juga menjadi perhatian.

Sebelumnya, MSCI membuka peluang penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Evaluasi tersebut berkaitan dengan sejumlah persoalan, terutama transparansi kepemilikan saham dan dugaan perdagangan terkoordinasi.

Baca Juga :
Rupiah Menguat Tipis, Rencana BEI Singkirkan 80 Saham HSC dari IHSG Jadi Sorotan
Saham HSC Terancam Keluar dari IHSG, Ini Dampaknya bagi Harga Saham dan Investor
IHSG Berpeluang Kembali di Atas 5.000, Kebijakan BEI Jadi Katalis Pemulihan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jokowi Bilang Polemik Ijazah Operasi Politik, PKS: Karena Bisa Rusak Target
• 20 jam laludetik.com
thumb
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Berdaya di Bidang Pendidikan dan Ekonomi
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Petugas yang Tewas Terjebak Kebakaran Hutan di Bromo Jadi 5 Orang
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Kronologi Lengkap Kerabat Lesti Kejora Dituding Tidak Sopan oleh Menantu Siti Nurhaliza
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Bentangkan Spanduk 5 Tuntutan Rakyat, Mahasiswa Teriak Revolusi
• 10 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.