5 Fakta Menarik Piye To Kih? Kisah Cinta Manusia dan Hantu yang Penuh Keruwetan

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan tontonan dengan perpaduan komedi dan romansa yang mengangkat cerita tak biasa. Kali ini, kisah cinta yang penuh tantangan menjadi daya tarik utama, terlebih ketika hubungan para tokohnya dihadapkan pada perbedaan yang sulit dijembatani.

Cerita tersebut juga dibalut dengan nuansa budaya Jawa dan humor khas yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Tak hanya menawarkan hiburan, film ini turut menyelipkan pesan tentang ketulusan dalam mencintai, penerimaan diri, serta pentingnya memperbaiki kualitas diri untuk meraih sesuatu yang diinginkan.

Baca Juga :
7 Fakta Menarik Film The Doll Ghawiah, Debut Horor Laura Moane hingga Pakai Boneka dengan Teknologi Animatronik
Gak Melulu Jadi Aktor, Menteri Ekraf Buka Peluang Anak Muda Terjun Jadi Pengisi Suara

Film berjudul Piye To Kih? garapan sutradara sekaligus produser Ito Mavin dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 19 November 2026. Film ini juga melibatkan sejumlah pemain dari Woko Channel yang dikenal melalui konten komedi di media sosial. Berikut lima fakta menarik tentang film tersebut.

1. Mengangkat Kisah Cinta Beda Alam dan Beda Agama

Salah satu daya tarik utama Piye To Kih? adalah cerita romansa antara Mukidi dengan Sukma, sosok perempuan yang digambarkan sebagai hantu. Hubungan keduanya menghadirkan konflik yang tidak biasa karena mereka berasal dari alam berbeda dan memiliki perbedaan agama.

Ito Mavin menjelaskan bahwa situasi tersebut sengaja dipilih untuk menggambarkan kerumitan yang harus dihadapi tokoh utama.

"Jadi bayangkan seseorang menjalin hubungan atau terlibat hubungan romansa dengan seorang perempuan, di mana perempuan ini sudah beda alam, beda agama pula, gitu. Jadi kalau misalkan kita beda alam aja atau beda agama tinggi banget ya temboknya, tapi ini udah beda alam sekalian gitu. Jadi temboknya udah luar biasa tinggi," jelasnya saat konferensi pers pada Senin (19/10/26). 

Perbedaan tersebut menjadi salah satu sumber konflik yang membawa cerita ke arah komedi sekaligus drama.

2. Judulnya Berasal dari Ungkapan Bahasa Jawa

Judul Piye To Kih? juga memiliki makna tersendiri. Ungkapan dalam bahasa Jawa tersebut digunakan untuk menggambarkan situasi yang rumit atau tidak berjalan sesuai perkiraan.

Ito Mavin menyebut judul itu sesuai dengan perjalanan cerita yang dialami Mukidi. Hubungan asmara yang melibatkan manusia dan hantu membuat tokoh utama harus menghadapi persoalan yang jauh dari kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :
Tontonan Akhir Pekan: 8 Film dan Anime yang Meramaikan Oktober 2026
Deretan Film Horor Ramaikan FFH 2026, dari Teror Sekolah hingga Misteri Budaya Lokal
Film Horor-Misteri Hasut Tayang, Sutradara Beberkan Spoiler Karakter Rachel Amanda yang Disebut Kerasukan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Jadi Negara Asing Pertama Miliki Properti di Mekkah
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Respons Polisi Atas Aksi Greenpeace di HI: Spanduk Dicopot, Aktivis Dievakuasi
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Cara Kerja Tesla Roadster yang Bisa Melayang dan Berputar di Udara
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Bertambah, Total 10 Perusahaan Kena Peringatan Singapura gegara Karhutla di RI
• 18 jam laludetik.com
thumb
‎Raih Hasil Minor di 4 Laga Beruntun, Pelatih Arema FC Usung Misi Bangkit Lawan Persija Jakarta
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.