Poltracking: Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran 55,3 Persen

cumicumi.com
1 jam lalu
Cover Berita
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌

Cumicumi.com, JAKARTA â€”Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 55,3 persen. Angka tersebut tercatat dalam survei nasional Poltracking Indonesia bertajuk Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran.


Survei yang berlangsung pada 30 September hingga 7 Oktober 2026 itu menunjukkan 40,9 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintah. Adapun 3,8 persen responden lainnya menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.


Meski masih berada di atas 50 persen, tingkat kepuasan tersebut belum menunjukkan peningkatan berarti dibandingkan survei Poltracking pada Agustus 2026. Saat itu, kepuasan publik tercatat sebesar 55,1 persen.


Dengan demikian, terdapat selisih hanya 0,2 poin persentase antara kedua hasil survei. Poltracking menilai perubahan tersebut masih berada dalam rentang margin of error, sehingga tingkat kepuasan publik dalam dua bulan terakhir cenderung stabil.




Dalam pemaparan hasil survei, Poltracking menyebut kondisi tersebut dapat dibaca sebagai kemampuan pemerintah mempertahankan tingkat kepuasan masyarakat. Namun, pemerintah juga dinilai perlu mencari langkah baru untuk meningkatkan penilaian publik.


"Perlu dicari terobosan untuk meningkatkan tingkat kepuasan ini," demikian disampaikan dalam pemaparan hasil survei Poltracking.


Poltracking turut mengidentifikasi sejumlah faktor yang melatarbelakangi penilaian responden terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.


Di antara responden yang menyatakan puas, sebanyak 16,5 persen menilai bantuan pemerintah telah tepat sasaran. Sementara itu, 15 persen lainnya menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai alasan kepuasan mereka.


Sebaliknya, responden yang menyatakan tidak puas paling banyak menyoroti kondisi ekonomi. Sebanyak 18,9 persen menilai ekonomi belum stabil, disusul 15,4 persen yang mengeluhkan mahalnya harga kebutuhan pokok.


Selain itu, 14,3 persen responden yang tidak puas menilai bantuan pemerintah belum tepat sasaran.


Hasil tersebut memperlihatkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah berkaitan dengan pelaksanaan program bantuan dan MBG, sekaligus persoalan ekonomi yang masih dirasakan sebagian responden.


Memasuki tahun ketiga pemerintahan, temuan ini menjadi salah satu gambaran mengenai tingkat penerimaan publik terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran. Pemerintah masih mempertahankan kepuasan di atas 50 persen, tetapi peningkatan angka tersebut menjadi tantangan berikutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alhamdulillah, Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama di Usia 19 Tahun
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Cabang Baru NIKA Hadir Bukan Sekadar Coffee Shop tapi Ruang Kolaborasi
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kalla Perkuat Program Sosial dan Lingkungan
• 6 jam laluharianfajar
thumb
9.505 Personel Gabungan Amankan Aksi di Jakarta
• 3 jam laludetik.com
thumb
Volvo dan Nvidia Bikin Mobil Otonom Generasi Baru, Bisa Nyetir Sambil Merem
• 32 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.