Imigrasi Bidik Agen Perekrut WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

liputan6.com
9 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi memetakan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat dalam perekrutan WNI untuk menjadi tentara bayaran di Rusia. Penegakan hukum disiapkan terhadap para perekrut dan agen yang terlibat dalam jaringan tersebut.

“Warga negara Indonesia yang menjadi pelaku, perekrut, kemudian agen, kita profiling sebenarnya ada beberapa dan kita akan lakukan penegakan hukum kepada mereka,” kata Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Kubu Silmy Karim Buka Suara Usai Praperadilan Kandas

Hendarsam menjelaskan, penanganan kasus ini perlu membedakan pihak yang terlibat dalam perekrutan dengan WNI yang menjadi korban. Menurut dia, sejumlah WNI berangkat ke Rusia karena tawaran pekerjaan yang tidak berkaitan dengan tugas sebagai tentara.

“Banyak dari mereka itu adalah korban. Pada saat mereka berangkat ke sana, tawaran bukan untuk menjadi tentara. Itu yang jadi masalah,” ujarnya.

Persoalan tidak berhenti setelah mereka tiba di Rusia. Hendarsam mengatakan, para WNI tersebut mengalami kesulitan untuk kembali ke Indonesia. Menurut dia, situasi ini serupa dengan kasus yang dialami sejumlah pekerja migran Indonesia, mulai dari keberangkatan tanpa dokumen lengkap hingga dugaan pengambilan paspor setibanya di negara tujuan.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seskab Teddy ungkap realisasi investasi capai Rp3.923 triliun
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Pemprov Kaltim Percepat Hilirisasi Industri, Targetkan 50 Persen APBD Bersumber dari PAD dalam Tiga Tahun
• 7 jam lalupantau.com
thumb
PB PJSI kirim satu atlet ke Youth Olympic Games 2026 di Senegal
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Ustaz di Pandeglang Diduga Dibacok Saat Pelajar Terlibat Tawuran
• 1 jam laludetik.com
thumb
Putusan MK soal Ijazah Gibran, PKS: Pintu Gerbang Evaluasi Pemilu Kita
• 22 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.