Pemerintah Perkuat Jaringan Irigasi Hadapi El Nino demi Menjaga Produksi Pertanian dan Swasembada Pangan

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menegaskan pemerintah terus memperkuat pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk menghadapi fenomena El Nino sekaligus menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian dan mendukung keberlanjutan swasembada pangan nasional.

Penguatan jaringan irigasi tersebut menjadi bagian dari program pembangunan infrastruktur air terpadu yang bertujuan memastikan kebutuhan pengairan lahan pertanian tetap terpenuhi di tengah potensi kekurangan air akibat perubahan kondisi iklim.

Diana menjelaskan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Kementerian Pertanian terus melakukan koordinasi dan pemetaan kebutuhan irigasi di berbagai wilayah Indonesia.

Pemetaan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kawasan pertanian yang belum mendapatkan pasokan air secara memadai sehingga pemerintah dapat menentukan prioritas pembangunan maupun peningkatan infrastruktur pengairan.

Pernyataan tersebut disampaikan Diana seusai menghadiri Rapat Koordinasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Rakorbangwil) di Jakarta, Selasa.

"Kita sudah mengawal dengan baik ya, artinya kita bersama dengan Kementerian Pertanian itu adalah urusan air itu irigasi. Dan irigasi ini dari awal kita sudah bersama-sama dengan Kementerian Pertanian mana yang belum ada air, ya kita upayakan untuk air," kata Diana.

Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Irigasi untuk Menjaga Produktivitas Pertanian

Diana menjelaskan bahwa ketersediaan air merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan produksi pertanian sehingga pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi menjadi prioritas pemerintah.

Penguatan infrastruktur pengairan dilakukan untuk memastikan air dapat disalurkan secara optimal menuju lahan-lahan pertanian produktif, termasuk kawasan yang masih mengalami keterbatasan akses air.

Kementerian Pekerjaan Umum memiliki peran dalam pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi primer, sekunder, serta tersier untuk mendukung kelancaran distribusi air ke kawasan pertanian.

Saluran irigasi primer berfungsi sebagai jalur utama penyaluran air, sedangkan saluran sekunder dan tersier mendukung pendistribusian air hingga menjangkau lahan pertanian yang membutuhkan pengairan.

Pembangunan ketiga jenis jaringan irigasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sistem pengairan pertanian agar dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.

Melalui peningkatan kualitas infrastruktur irigasi, pemerintah berupaya membantu petani mempertahankan produktivitas lahan sekaligus menjaga hasil produksi pertanian ketika menghadapi kondisi kekurangan air.

Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 Jadi Dasar Percepatan Pembangunan Irigasi

Diana mengungkapkan bahwa pemerintah juga menjalankan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang irigasi sebagai dasar percepatan pembangunan, peningkatan, dan rehabilitasi jaringan pengairan pertanian.

Pelaksanaan kebijakan tersebut mencakup percepatan penanganan jaringan irigasi yang berada dalam kewenangan pemerintah daerah, termasuk pemerintah kabupaten dan kota.

Melalui instruksi presiden tersebut, pemerintah berupaya mempercepat rehabilitasi saluran irigasi yang membutuhkan perbaikan sekaligus membangun jaringan pengairan baru di kawasan pertanian yang belum memperoleh akses air memadai.

Pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan air bagi kegiatan produksi pertanian.

Peningkatan kualitas jaringan pengairan juga diharapkan dapat membantu petani menjaga produktivitas lahan dan meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan.

"Nah, ini upaya kita untuk swasembada pangan melalui penguatan jaringan irigasi-irigasi tadi," ucap Diana.

Pemerintah menempatkan pembangunan infrastruktur irigasi sebagai salah satu langkah untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pengairan pertanian.

Kementerian PU dan Kementerian Pertanian Petakan Wilayah yang Membutuhkan Air

Diana menegaskan bahwa pemetaan kebutuhan jaringan irigasi tidak dilakukan secara terpisah oleh Kementerian Pekerjaan Umum, melainkan melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian.

Dalam proses pemetaan tersebut, kedua kementerian mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari kondisi lahan pertanian, potensi produksi, hingga kebutuhan pengairan berdasarkan situasi di lapangan.

Pendekatan tersebut dilakukan agar pembangunan infrastruktur irigasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan nyata setiap kawasan pertanian sehingga pelaksanaan program menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Koordinasi antara kedua kementerian juga mencakup identifikasi kawasan pertanian yang membutuhkan pembangunan jaringan irigasi baru maupun peningkatan kapasitas saluran pengairan yang sudah tersedia.

Selain memperkuat jaringan irigasi pada lahan pertanian produktif, pemerintah turut mengoordinasikan kebutuhan infrastruktur air untuk mendukung pelaksanaan program cetak sawah.

Dukungan jaringan irigasi terhadap program cetak sawah diperlukan untuk memastikan lahan pertanian baru memiliki akses air yang memadai sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan produksi pangan.

Melalui koordinasi tersebut, pemerintah berupaya menyelaraskan pembangunan infrastruktur pengairan dengan pengembangan kawasan pertanian dan target peningkatan produksi pangan nasional.

Penguatan Irigasi Jadi Langkah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Pertanian

Fenomena El Nino menjadi salah satu tantangan yang perlu diantisipasi pemerintah karena berpotensi memengaruhi pola curah hujan dan mengurangi ketersediaan air bagi kegiatan pertanian.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperkuat jaringan irigasi agar distribusi air menuju lahan pertanian dapat berlangsung lebih optimal ketika menghadapi potensi kekurangan pasokan.

Pembangunan dan rehabilitasi saluran pengairan juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan infrastruktur pertanian dalam menghadapi perubahan kondisi iklim.

Pemerintah berupaya memastikan kawasan pertanian yang membutuhkan dukungan pengairan memperoleh akses air yang memadai untuk mempertahankan produktivitas dan keberlanjutan hasil produksi.

Diana menegaskan bahwa sinergi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Pertanian akan terus diperkuat agar pembangunan jaringan irigasi berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kerja sama tersebut diharapkan mampu mempercepat penyediaan infrastruktur pengairan, menjaga produktivitas lahan pertanian, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PKS Sebut Polemik Ijazah Gibran jadi Bahan Evaluasi Pemilu
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar di Kasus Dugaan Pidana PT DSI
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Bisa Jadi Pemuncak Super League, Pelatih Dewa United Kirim Alarm Bahaya kepada Persija Jakarta: Kami Ingin Menang
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Jungkir Balik IHSG di Era 2 Tahun Prabowo Subianto
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah Tertekan Lonjakan Harga Minyak Mentah dan Isu MSCI
• 17 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.