Forum Manajemen Indonesia (FMI) menyebut bahwa berdasarkan riset terdapat 70 persen lebih pengusaha perempuan.
Tuwanku Aria Auliandri Sekretaris Jenderal FMI dari FEB Universitas Airlangga menyebut, usaha kecil menengah (UKM) yang dipimpin perempuan cenderung lebih bertahan.
“Karena seperti kita ketahui kalau ibu itu kan ada keluarga, keluarga itu ada anak. kepikiran untuk sustainability itu jauh lebih kuat ketimbang yang laki-laki. Itu memang ada risetnya seperti itu,” katanya usai menyelenggarakan talkshow pembuka Seminar Nasional FMI Jatim XVIII 2026 di Surabaya, Selasa (20/10/2026).
Dengan jumlahnya yang tinggi, lalu faktor keberlanjutan yang lebih kuat, ia menyoroti masih banyak pengusaha perempuan yang belum mendapat kesempatan menempati posisi-posisi tertentu.
Salah satu yang mendukung keberlanjutan selain modal usaha, adalah edukasi dan pendampingan.
“Edukasi, terus asosiasi, kemudian baru pendampingan,” ujarnya.
Diketahui, seminar nasional ini digelar Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Negeri Malang.
Seminar Nasional FMI Jawa Timur 2026 ini merupakan Semnas FMI ke-18 sejak diiniasi atau diselenggarakan pertama kali di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, tahun 2008. (lta/saf/ipg)




