Perjalanan 6 Tahun Korban KSP Indosurya Tagih Ganti Rugi

liputan6.com
15 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Bagi Christian, pengembalian dana tahap pertama kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya menjadi titik terang setelah bertahun-tahun menanti kepastian atas dana yang tak kunjung kembali. Namun, di balik rasa syukur itu, masih ada kerugian besar yang belum terpulihkan.

Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) menyalurkan dana sebesar Rp 229.428.515.741 kepada para korban kasus penggelapan dana nasabah KSP Indosurya, Selasa (20/10/2026). Dana tersebut dibagikan secara proporsional, tetapi jumlahnya masih jauh dari total kerugian para nasabah.

Advertisement

BACA JUGA: Mekanisme Penyaluran Rp 229,4 Miliar Ganti Rugi Korban Indosurya

Christian, korban berusia sekitar 40 tahun, mengatakan pengembalian tahap pertama itu baru mencakup sekitar 2,8 persen dari total dana yang tercatat melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Yang ingin saya sampaikan ini kan yang dibagikan sekitar Rp 229 miliar, itu total semua yang memasukkan ke LPSK itu kan Rp 8.006.000.000.000, jadi kita dapat tuh masing-masing kurang lebih 2,8 persen," ujar Christian di Kantor BPA Kejaksaan, Selasa (20/10/2026).

Meski mengapresiasi langkah tersebut, Christian berharap pengembalian dana tidak berhenti pada tahap pertama. Baginya, masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan agar kerugian para korban dapat dipulihkan semaksimal mungkin.

"Kalau untuk saya pribadi, atau total, kan yang dikembalikan hanya saat ini, yang diprorate hanya 2,8 persen. Walaupun ya cukup apresiasi sih. Ini kan awal, jadi masih jauh sekali," kata dia.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keluarga Thohir Borong Saham Alamtri (ADRO) Senilai Rp 1 Miliar
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Munafri Minta Guru di Makasar Kuasai AI dan Koding
• 22 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Ketum Logis 08 Beberkan Capaian Program Strategis
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Pengakuan Hansi Flick usai Barcelona Dihajar PSG
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Ekonomi Indonesia Dinilai Tumbuh Cukup Baik Selama Dua Tahun Prabowo-Gibran, tetapi Daya Beli Kelas Menengah Masih Tertekan
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.