SMRC Sebut Kepuasan atas Prabowo-Gibran Menurun di 2026, Ungkap Hal Mendesak yang Harus Diselesaikan

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersiap melantik wakil menteri serta kepala dan wakil kepala badan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). (Sumber: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Deni Irvani menyebut hasil survei opini publik yang dilakukan pihaknya pada Oktober 2026 menunjukkan penurunan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang begitu besar dalam setahun terakhir. 

"Dari 81 persen di akhir November tahun lalu, sekarang hanya sekitar 44,5 persen (yang puas)," ujarnya dalam program Laporan Khusus KompasTV, bertajuk Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Capaian dan Catatan, Selasa (20/10/2026).

Deni mengatakan pihaknya juga menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepuasan publik terhadap pemerintah tersebut. 

Ia mengungkap pihaknya menemukan ada pola hubungan yang sangat kuat antara penilaian publik terhadap kinerja pemerintah dan evaluasi terhadap berbagai kondisi makro, termasuk ekonomi. 

Lebih jauh, pihaknya juga mengukur masalah paling mendesak yang harus diselesaikan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran. 

Baca Juga: 2 Tahun Prabowo-Gibran: Syahganda Sebut Kesejahteraan Petani hingga Buruh Meningkat

"Itu lagi-lagi konsisten, yang disebut oleh masyarakat sangat sederhana, apa itu? Harga-harga kebutuhan pokok yang sangat mahal," bebernya.

Deni menambahkan, jika meneliti lebih jauh data yang sudah dikumpulkan pemerintah, salah satunya dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, ia menemukan konsistensi yang sangat kuat terkait naiknya harga kebutuhan pangan masyarakat. 

Ia menyebut harga kebutuhan pokok, salah satunya cabai rawit, naik lebih dari 84 persen dalam satu tahun. 

Beberapa komoditas lain yang juga menjadi kebutuhan masyarakat juga mengalami kenaikan harga, seperti cabai merah naik sampai 24 persen, minyak goreng hampir 10 persen, dan daging sapi 8,5 persen. 

"Jadi itu angka yang jauh sekali dari angka inflasi yang hanya sekitar 3 persen. Rupanya, mungkin, inflasi yang mungkin juga dinyatakan cukup terkendali, itu karena gabungan dari berbagai komoditas, tapi komoditas yang sangat dekat dengan masyarakat ternyata tidak terkendali," ungkapnya.

Baca Juga: Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Indef Ingatkan Angka Tinggi Belum Tentu Sejahterakan Rakyat

 


 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kepuasan publik
  • smrc
  • prabowo gibran
  • kepuasan publik Prabowo Gibran
  • Prabowo
  • Gibran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Armuji Tantang Ranting PDIP Surabaya Kerja Nyata untuk Menangkan Pemilu 2029
• 10 jam laluberitajatim.com
thumb
Kenapa Pikiran Ramai Saat Mau Tidur? Ini Penyebabnya
• 6 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Kadek Yasa persembahkan emas dan rekor dunia untuk orang tua
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Foto: Potret 2 Bulan Pascagempa di Manggarai Timur, NTT
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Pemberangkatan Gelombang Pertama 11 April
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.