Bakom Ingatkan 3 Harapan Prabowo Terkait Program MBG

kompas.tv
12 jam lalu
Cover Berita
Wali murid membagikan ompreng berisi makanan program makan bergizi gratis (MBG) kepada siswa di SDN Pejaten Barat 1 Pagi, Jakarta, Selasa (30/9/2025). Pihak sekolah melibatkan komite orang tua murid untuk membantu guru dalam pendistribusian makanan MBG. (Sumber: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom) Syahganda Nainggolan mengingatkan tiga harapan Presiden Prabowo Subianto terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Yang pertama, kata dia, Prabowo berharap agar anak-anak Indonesia tidak mengalami stunting.

“Jadi itu ada concern untuk apa? Untuk membuat anak-anak ini jangan menjadi anak-anak yang tertinggal. Karena stunting itu akan membuat kecerdasan orang berkurang dan dia tidak bisa berkompetisi,” kata Syahganda dalam Laporan Khusus Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang ditayangkan KompasTV, Selasa (20/10/2026).

Kedua, lanjut dia, Presiden menginginkan adanya penurunan angka kemiskinan sekaligus penyerapan lapangan kerja. Menurut dia, saat ini 1.020.000 tenaga kerja terserap oleh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran.

Baca Juga: 2 Tahun Prabowo-Gibran: Syahganda Sebut Kesejahteraan Petani hingga Buruh Meningkat

“Ketiga, yang paling penting itu dilihat adalah growth. Ada pertumbuhan, sumbangan pertumbuhan. Memang pada saat pertama kali dia di apa di masih dalam embrio, dalam tahap awal sebagai pilot project, itu 0,8. Ya,” ungkapnya.

Syahganda mengatakan, berdasarkan riset yang dilakukan salah satu lembaga di Sukabumi, sebanyak 60 ribu UMKM terserap sebagai pemasok bahan baku MBG.

Kritik Masyarakat

Mengenai kritik masyarakat terkait kegagalan serta keracunan makanan MBG, Syahganda mengatakan Presiden mendengar dan bertindak.

Menurut dia, Prabowo tidak menutup telinga. Bahkan, dia menyebut Prabowo yang memerintahkan pengusutan dugaan penyelewengan tata kelola MBG di Badan Gizi Nasional (BGN).

“Yang namanya Profesor Dadan (eks Kepala BGN Dadan Hindayana), kawan terdekatnya, langsung dia perintahkan tangkap. Itu Presiden sendiri yang minta tangkap Dadan itu, temannya. Karena apa? Karena harus ada perubahan besar-besaran,” tuturnya.

Yang masih bermasalah di Indonesia saat ini, kata Syahganda, bukan MBG atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), melainkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca Juga: Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Indef Ingatkan Angka Tinggi Belum Tentu Sejahterakan Rakyat

“MBG sudah selesai. Positifnya sudah lebih jauh lebih tinggi. Koperasi Merah Putih sudah selesai. Jadi itu juga harus dipertimbangkan,” katanya.

Ia menegaskan, selesai dalam artian sudah ada perbaikan-perbaikan yang dilakukan, termasuk pemasangan CCTV di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan penindakan terhadap lebih dari 1.200 dapur yang melanggar.

“Nah, saya menambahkan sedikit yang Kopdes tadi, itu juga ada filsafatnya. Koperasi itu ya dalam teori sosialisme, sosialis itu itu memang komunal. Nah, persoalannya kita sudah terlalu lama free market kapitalisme, ditarik jadi communal based economic development, orang ribut. Ya kan.”

“Padahal apa? Padahal konstitusi itu sudah melihat 300 sampai 500 triliun uang beredar di koperasi. 90 persen usaha kita itu ya, PDB kita dikendalikan oleh swasta,” tambahnya.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Bakom
  • Syahganda Nainggolan
  • Prabowo
  • Kepala Bakom
  • MBG
  • prabowo gibran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korban KSP Indosurya Terima Dana Pemulihan Tahap I Rp229,4 Miliar
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
KMP Batumandi Terbakar, Penumpang Dievakuasi ke Dermaga Eksekutif Merak
• 14 jam laludetik.com
thumb
2 Pria di Deli Serdang Ketahuan Curi Daun Pepaya, Dihukum Suruh Makan Daunnya
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Bakal Dimiliki Langsung oleh Sopir, Dedi Mulyadi Dorong Pengembangan Angkot Listrik di Jabar
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Reaksi Rio Ngumoha usai Dapat Tepuk Tangan dari Fans Liverpool dalam Kemenangan di Liga Champions
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.