Ada banyak minuman yang mengandung antioksidan. Teh hijau masuk di antaranya yang sudah lama dikenal sebagai salah satu minuman yang kaya kandungan tersebut.
Salah satu senyawa utamanya adalah epigallocatechin gallate (EGCG), yakni jenis katekin yang telah banyak diteliti karena potensi efek antiinflamasi dan manfaatnya bagi kesehatan. Namun, teh hijau bukan satu-satunya minuman yang mengandung antioksidan. Ada berbagai pilihan lain, mulai dari kopi hingga jus buah beri, yang menawarkan senyawa alami untuk membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif.
Menurut ahli gizi Karen E. Todd, RD, sejumlah minuman yang sering dikonsumsi sehari-hari dapat menjadi sumber antioksidan yang cukup berarti. Kandungan antioksidan tersebut antara lain berupa polifenol, antosianin, dan flavanol yang banyak ditemukan dalam tumbuhan.
Antioksidan berperan membantu menetralkan radikal bebas, yaitu molekul yang dapat merusak sel ketika jumlahnya berlebihan. Meski demikian, jumlah antioksidan dalam minuman dapat berbeda-beda bergantung pada bahan, cara pengolahan, dan ukuran sajian. Karena itu, tidak semua minuman dalam daftar berikut otomatis memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi daripada teh hijau dalam setiap kondisi.
Lalu, apa saja minuman yang patut dicoba untuk menambah variasi asupan antioksidan harian? Berikut lima pilihannya.





