JAKARTA, KOMPAS.TV - Kontingen Indonesia menambah koleksi medali emas pada hari kedua Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Tiga atlet Merah Putih dari cabang olahraga atletik, balap sepeda, dan renang menorehkan prestasi dengan mencatatkan rekor dunia, rekor Asia, hingga rekor baru Asian Para Games.
Berdasarkan informasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, hingga Selasa (20/10), Indonesia telah mengumpulkan empat medali emas, empat perak, dan 17 perunggu. Sejumlah pencapaian tersebut menjadi catatan bagi kontingen Indonesia dalam persaingan olahraga disabilitas tingkat Asia.
Baca Juga: Meriah! Pembukaan Asian Para Games 2026 Diwarnai Seni dan Tradisi Jepang | KOMPAS MALAM
Kadek Dwi Pecahkan Rekor Dunia Lempar CakramPrestasi menonjol datang dari I Kadek Dwi Purwana Yasa yang meraih medali emas pada nomor lempar cakram putra klasifikasi F57. Atlet asal Bali itu mencatatkan lemparan sejauh 49,75 meter dalam pertandingan yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.
Catatan tersebut sekaligus memecahkan rekor dunia yang sebelumnya dipegang Kadek Dwi sendiri dengan jarak 48,68 meter. Ia juga melampaui rekor Asian Para Games milik atlet China, Guo Shan Wu, yang sebelumnya mencatatkan lemparan sejauh 47,77 meter.
Baca Juga: Jaenal Aripin Bawa Merah Putih di Pembukaan Asian Para Games 2026
Fadli Toreh Rekor Baru di Balap SepedaDari cabang balap sepeda, Muhammad Fadli Imammuddin turut menyumbangkan medali emas bagi Indonesia. Ia menjadi yang tercepat pada nomor individual pursuit 4.000 meter putra klasifikasi C4 dengan catatan waktu 4 menit 50,169 detik.
Waktu tersebut menjadi rekor baru Asian Para Games. Keberhasilan Fadli menambah capaian Indonesia dari cabang olahraga berbeda, sekaligus memperkuat perolehan medali emas kontingen Merah Putih.
Baca Juga: Ni Nengah Widiasih Jadi Peraih Medali Pertama Indonesia di Asian Para Games 2026
Sementara itu, Maulana Rifky Yavianda mencatatkan prestasi di cabang para-renang. Ia meraih emas pada final nomor 100 meter gaya punggung putra klasifikasi S12 setelah membukukan waktu 1 menit 3,07 detik.
Kemenangan tersebut menjadi emas kedua Rifky di Asian Para Games 2026. Sebelumnya, perenang berusia 24 tahun itu meraih medali emas pada nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S12, Senin (19/10). Dalam rilis KBRI Tokyo, Rifky juga disebut membukukan rekor Asia dalam penampilannya.
Baca Juga: Dubes Kartini Ajak WNI di Jepang Dukung Kontingen Indonesia dalam Asian Para Games 2026
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini P. Sjahrir, mengapresiasi capaian para atlet. Ia menilai keberhasilan meraih medali emas dan mencatatkan rekor baru menjadi prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia.
“Selamat untuk Kadek Dwi, Fadli Imammuddin, dan Maulana Rifky. Capaian gemilang dari perjuangan teman-teman semua menjadi sebuah prestasi terbaik. Saya meyakini peluang raihan medali emas masih terbuka lebar. Kumandang lagu Indonesia Raya akan terus menggema di arena Asian Para Games 2026 ini. Tidak hanya bertambahnya perolehan medali emas, tetapi juga catatan rekor terbaru se-Asia yang ditorehkan teman-teman membuat harum nama Indonesia di pentas Asia,” ujar Dubes Kartini dalam siaran pers yang diterima KompasTV pada, Selasa (20/10).
Hingga 20 Oktober 2026, Indonesia menempati peringkat kesembilan klasemen sementara dengan total 25 medali. Pertandingan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 masih berlanjut, sehingga peluang perubahan perolehan medali dan posisi kontingen tetap terbuka.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Laela Putri Rahmadani Editor : Gading-Persada
Sumber : KBRI Tokyo
- asian para games 2026
- aichi nagoya
- banjir emas
- atlet indonesia
- kbri tokyo





