KPK Duga Ada Keterlibatan TNI Aktif di Kasus Korupsi Dana Bencana

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan keterlibatan anggota TNI aktif dalam perkara dugaan korupsi siap pakai kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Lembaga antirasuah pun menggandeng Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI dalam proses hukum yang berjalan.

Hal itu dikatakan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, saat berbicara mengenai kemungkinan memeriksa mantan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto terkait perkara dugaan korupsi dana siap pakai bencana.

Advertisement

BACA JUGA: KPK Geledah 8 Lokasi Terkait Kasus Korupsi BNPB

"Nanti kita lihat ya, perkembangannya seperti apa (memeriksa Letjen TNI Suharyanto," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (20/10/2026).

"Karena memang secara paralel KPK juga berkoordinasi secara intensif dengan Puspom TNI karena memang dalam konstruksi perkara ini ada dugaan keterlibatan oknum TNI aktif, sehingga nanti kita bisa bersama-sama dalam proses penyidikan berikutnya," tambahnya.

Menurut Budi, pemanggilan terhadap Letjen TNI tergantung pengembangan kasus yang sedang ditangani KPK. Apalagi sejauh ini dua dari lima tersangka berstatus sebagai tenaga ahli Kepala BNPB bernama Bima Setiawan dan Richard Erlangga. Bima juga merupakan adik Suharyanto.

Selain itu, satu tersangka lainnya juga merupakan pejabat BNPB. Yakni Gabriel Purwaka Sigit selaku Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB, sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

Lebih jauh Budi memastikan bahwa KPK saat ini berkoordinasi aktif dan intensif dengan Puspom TNI dalam penanganan perkara dugaan korupsi siap pakai kebencanaan bernilai Rp 148 miliar.

"Untuk koordinasi dengan Puspom TNI ini secara intensif juga sejak awal sudah kami lakukan dan tentunya kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih dukungan penuh Puspom TNI kepada KPK untuk proses hukum perkara ini," kata Budi.

"Sehingga tentu nanti ke depan seperti apa pemanggilan para pihak, ya, itu juga nanti kami akan sampaikan update-nya," sambungnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming BRI Super League: Isenmulang FC Vs Java United
• 20 jam lalubola.com
thumb
French Open 2026: Bahu Masih Nyeri, Leo/Daniel Tembus 16 Besar
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Baketrans rumuskan prioritas kebijakan atasi tantangan transportasi
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Jenson Seelt, Pemain Swansea City Bernilai Rp100 Miliar yang Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Dudung Ingatkan Kebebasan Berpendapat Tak Berarti Bebas Menghina
• 1 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.