Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 15 medali berhasil diraih Tim Indonesia dalam hari kedua ajang Asian Para Games yang digelar sepanjang Selasa (20/10/2026).
Hasil ini membawa Tim Indonesia ke peringkat sembilan klasemen sementara Asian Para Games dengan mengumpulkan empat medali emas, empat perak dan 17 perunggu.
Menariknya, target medali sudah diraih tim Indonesia dengan 17 perunggu dari total target tujuh medali emas, delapan perak dan 17 perunggu.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Reda Manthovani, mengatakan tambahan 15 medali di hari kedua ini patut diapresiasi. Apalagi, mentalitas atlet teruji dengan persaingan ketat melawan atlet Asia lainnya.
"Jadi, kalau kita flashback tentang target kita, target dari tim Indonesia, yaitu tujuh medali emas, delapan medali perak, 17 medali perunggu. Untuk yang perunggu malam ini juga tercapai 17 medali perunggu. Nah, kita tinggal mendapatkan tiga medali emas dan empat medali perak lagi untuk mencapai target," kata Reda Manthovani saat berada di Headquarter Indonesia, Selasa (20/10/2026) malam.
Dengan menyisakan satu tambahan emas untuk menjawab target, Tim Indonesia ternyata masih memiliki peluang besar untuk mendulang lebih banyak medali emas dari cabor unggulan seperti para renang, para atletik, para balap sepeda, para panahan, para bulu tangkis hingga boccia.
"Mohon doanya restunya aja dari para warga bangsa Indonesia, baik yang ada di di Jepang ini maupun yang ada di Tanah Air, untuk selalu mendoakan, memberikan restu agar selain target yang ditentukan tercapai, dapat melebihi dari targetnya," tutur Reda.
Di tengah persaingan di klasemen medali yang semakin panas, Reda berpesan agar para atlet dapat bersiap lebih maksimal, terutama bagi mereka yang hari Rabu (21/10/2026), melakoni partai final.
"Untuk atlet-atlet yang akan bertanding di final, sekali lagi, tiduran yang cukup malam ini, dan kalau besok pertandingan jangan grogi, ya. Walaupun di atas kertas, misalnya, kita diandalkan, kita mendapat ranking yang bagus berdasarkan pra-kualifikasi, tetapi seperti yang selalu saya bilang, bahwa juara tidak ditentukan dari catatan, ya kan? Juara ditentukan di medan pertandingan," jelas Reda.




