PLN EPI Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

metrotvnews.com
15 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan FLEXIH Inc. menandatangani Perjanjian Kerahasiaan (Non-Disclosure Agreement/NDA). Kerja sama ini sebagai langkah awal penjajakan pengembangan fasilitas produksi hidrogen rendah karbon berbasis teknologi gasifikasi plasma di Indonesia.

Melalui kesepakatan ini, kedua perusahaan akan bertukar informasi dan mengevaluasi potensi biomassa sebagai bahan baku, peluang penyerapan hidrogen (offtake), serta opsi partisipasi investasi dengan tetap menjaga kerahasiaan informasi selama proses evaluasi.

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan, NDA menjadi langkah strategis untuk membangun kepercayaan sekaligus membuka ruang pertukaran informasi dalam mendalami potensi kerja sama.

“Langkah ini menjadi fondasi hukum serta bentuk komitmen bersama dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi sensitif, seiring dengan dimulainya rencana pelaksanaan kerja sama dan pertukaran data antara PLN Energi Primer Indonesia dan FlexiH Inc.,” ujar Hokkop dalam keterangan tertulis, Rabu, 21 Oktober 2026.

FLEXIH Inc. merupakan perusahaan teknologi energi bersih berbasis di Amerika Serikat yang mengembangkan teknologi modular E-Refinery untuk menghasilkan hidrogen, amonia, serta bahan bakar dan bahan kimia rendah karbon. Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah gasifikasi plasma yang berpotensi mengolah berbagai jenis bahan baku, termasuk biomassa, menjadi produk energi bernilai tambah.

Baca Juga :

Simak! Daftar Tarif Listrik 19-25 Oktober 2026

(PLN EPI dan FLEXIH Inc. menandatangani Perjanjian Kerahasiaan (Non-Disclosure Agreement/NDA). Foto: Dok PLN EPI) Kolaborasi optimalkan potensi sumber daya domestik CEO and Founder FLEXIH Inc Natarianto Indrawan mengatakan, kolaborasi menjadi faktor penting dalam pengembangan teknologi energi masa depan dengan mengoptimalkan potensi sumber daya domestik Indonesia. Menurut dia, pengembangan energi masa depan tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri sehingga perlu membangun kolaborasi bersama.

“Indonesia memiliki kekayaan biomassa yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah lebih tinggi. Dengan pendekatan teknologi yang tepat, potensi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian energi sekaligus mendukung dekarbonisasi,” ungkap Natarianto.

Menurut Natarianto, teknologi gasifikasi plasma memiliki karakteristik yang berpotensi mendukung pemanfaatan biomassa dengan kadar air relatif tinggi. Aspek tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat kesesuaian teknologi dengan karakteristik biomassa di Indonesia serta keekonomian proyek.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat bersama-sama mengkaji bagaimana teknologi dapat diterapkan sesuai dengan karakteristik biomassa yang tersedia, serta aspek keekonomian proyek. Pendekatan tersebut penting agar pengembangan teknologi tidak berhenti pada konsep, tetapi memiliki landasan yang kuat untuk dievaluasi lebih lanjut,” tambah Natarianto.

Hokkop mengungkapkan, PLN EPI terus mengembangkan pemanfaatan biomassa dan mengeksplorasi peluang bioenergi sebagai bagian dari diversifikasi energi. Penjajakan teknologi ini juga diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya domestik sekaligus mendukung transisi energi nasional.

“Melalui penjajakan ini, PLN EPI mendorong biomassa tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan bakar, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk energi bernilai tambah seperti hidrogen rendah karbon. Kolaborasi teknologi dan pemanfaatan sumber daya domestik diharapkan membuka peluang baru bagi diversifikasi energi sekaligus mendukung upaya dekarbonisasi di Indonesia,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRIN Identifikasi Benda Misterius di Sampit Serpihan Roket Milik Tiongkok
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sidang TPPU Febrie Adriansyah, Pakar Hukum Peringatkan Bahaya Trial by Press
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Kebakaran KMP Batumandi di Merak, KN SAR Tetuka Dikerahkan
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Misteri Penemuan Kerangka Manusia di Bantul, Ditemukan Warga yang Cari Burung
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Nurman Herin Mengaku Diperalat Penyidik, Jaksa Minta Eksepsi Ditolak
• 1 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.